HATI-HATI WAHAI MUSLIMAH….!!

Posted: Juli 3, 2008 in Nisaa'
Tag:

MAHLAN YÂ NISÂ’A `L-MUSLIMIN
Ishôm bin Muhammad Asy-Syarîf
Persembahan (1)
Kepada anakku tercinta dan penyejuk hatiku, Sâroh,
Hendaknya kehidupanmu hanya untuk akhirat; tidak ada kehidupan hakiki selain kehidupan akhirat
Jadilah salah satu dari sekelompok kecil wanita mukminah yang sadar akan peran yang mesti ia jalankan:
– beribadah kepada Alloh ta‘ala
– berdakwah (mengajak) kepada Alloh ta‘ala
– menyiapkan generasi mendatang yang sholeh
kupersembahkan serial ini kepadamu dan para wanita muslimah
besar harapanku kepada Alloh agar Ia berkenan memberikan taufik kepada kalian untuk bisa memahami dan mengamalkannya, teriring harap adanya doa dari kalian dan akhwat yang lain agar saya memperoleh ampunan dan afiat dunia akhirat.
Persembahan (2)
Segala puji hanya milik Alloh, robb semesta alam. Pujian yang banyak, baik dan penuh berkah di dalamnya. Atas kelembutan-Mu setelah ilmu-Mu. Atas ampunan-Mu setelah takdir-Mu, bagi-Mulah pujian di awal dan bagi-Mulah pujian di akhir.
Bagi-Mulah pujian ketika Engkau ada di saat belum ada sesuatupun.
Dan bagi-Mulah pujian ketika Engkau menyeru: Milik siapakah kerajaan hari ini?
Maka tidak ada satupun menjawab, akhirnya Engkau menjawab diri-Mu sendiri: Untuk Alloh Yang Mahaesa lagi Mahaperkasalah (kerajaan itu).
Ya Alloh, tutuplah kehidupan kami dengan akhir kebahagiaan. Dan jadikanlah kami termasuk orang yang mendapatkan balasan baik dan pahala tambahan.
Dan aku bersaksi bahwa tiada ilâh (yang haq) selain Alloh, satu-satu-Nya dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rosul-Nya.
Inilah risalah ketiga dari serial Wanita sholehah. Dalam risalah ini, saya membahas mengenai fitnah dunia terhadap wanita. Bagaimana kerakusannya terhadap perhiasan dan aksesorisnya. Sampai kondisinya mengarah kepada munculnya persaingan dengan rekan-rekannya dalam rangka mendapatkan kelebihan dalam urusan harta benda dunia di mana hal itu memperberat beban di pundak suami. Bahkan gara-gara ini, sang wanita menimbulkan berbagai permasalahan dan perselisihan di dalam rumah tangga muslim yang semula aman dan tenang. Bahkan mungkin sampai pada tingkatan bercerai dan hancurnya bahtera rumah tangga dikarenakan perselisihan-perselisihan sengit dalam urusan benda yang akan lenyap juga.
Oleh karena itulah, harus ada satu tampilan yang kita berikan kepada wanita muslimah, berisi peringatan sekaligus kabar gembira.
Kita berikan nasehat sehingga akhirat lebih dicintai serta lebih penting bagi wanita tadi daripada dunia; sampai urusan akhiratlah yang menjadikan penyejuk mata penglihatannya dalam berkata-kata dan bertingkah laku.
Kita juga ingatkan wanita akan dunia berikut balatentaranya yang berkuda dan berjalan kaki supaya jangan sampai ia menjadi mangsa baginya, yang selanjutnya akan melemahlah keimanannya kepada Alloh, dan itu pasti. Kita juga berikan kabar gembira akan adanya kenikmatan abadi selamanya di jannah robb semesta alam; di mana belum ada mata yang melihat, telinga yang mendengar, serta tidak pernah terbetik dalam hati manusia. Sampai syiar yang senantiasa ia pegang adalah: Teks Arab “Dan apa yang ada di sisi Alloh itu lebih baik dan lebih kekal.”
Saya menjadikan firman Alloh l dalam surat Al-Ahzâb : Teks Arab
“Hai nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: “Jika kami sekalian menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, maka kemarilah supaya kuberikan kepadamu mut‘ah dan aku ceraikan kalian dengan cara yang baik. Dan jika kalian menghendaki (keridhoan) Alloh dan rosul-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Alloh menyediakan bagi siapa yang berbuat baik di antara kalian pahala yang besar.”
sebagai asas risalah ini. Saya akan jelaskan dari tinjauan peran Nabi  serta isteri-isterinya, peran Abû Bakar Ash-Shiddîq dalam target yang hendak saya capai.
Sampai sebatas mana orang yang berlambat-lambat dan menunda-nunda
Sedangkan orang yang lari dari kematian lari dengan membawa nyawa
Kalau saja kita ini benda mati, kita pasti mengambil pelajaran
namun kita lebih keras daripada benda mati
setiap saat kematian memanggil kita
sementara kita tak mengindahkan kata-kata sang penyeru
nafas-nafas jiwa terus menyusut
namun dosa terus bertambah
Ya Alloh, terimalah amal ini dariku dalam keadaan ikhlas untuk wajah-Mu semata, berikanlah manfaat dengannya kepada wanita kaum muslimin, dan bahgiakanlah aku dengan pahalanya di hari aku berjumpa dengan-Mu, dengan rohmat-Mu wahai Dzat Yang Mahapemurah dari semua pemurah.
Dan berikanlah sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad, kepada kelurga dan para shahabatnya.
Ditulis:
Abû Ahmad ‘Ishôm bin Muhammad Asy-Syarîf ~semoga Alloh mengampuninya, kedua orangtuanya dan seluruh kaum muslimin~
PILIHAN SULIT
Teks Arab
Alloh l berfirman: Teks Arab “Hai nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: “Jika kami sekalian menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, maka kemarilah supaya kuberikan kepadamu mut‘ah dan aku ceraikan kalian dengan cara yang baik. Dan jika kalian menghendaki (keridhoan) Alloh dan rosul-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Alloh menyediakan bagi siapa yang berbuat baik di antara kalian pahala yang besar.”
Ibnu Katsîr v berkata: “Ini adalah perintah dari Alloh Tabâroka wa ta‘âlâ kepada rosul-Nya  untuk memberikan pilihan kepada isteri-isteri beliau, antara beliau cerai mereka kemudian mereka pergi kepada laki-laki selain beliau sehingga mereka mendapatkan kehidupan dan perhiasan dunia, atau bersabar terhadap kondisi sempit yang beliau alami di mana nantinya dengan keadaan seperti itu mereka memperoleh pahala besar di sisi Alloh l. Maka para isteri nabi ~Radhiyallôhu ‘Anhunna wa ardhôhunna~ tersebut memilih Alloh, rosul-Nya serta negeri akhirat. Akhirnya setelah itu Alloh kumpulkan sekaligus bagi mereka kebaikan dunia dan kebahagiaan di akhirat.”
PASAL
Asbâbu `n-Nuzûl dua ayat di atas:
Bukhôrî meriwayatkan dari Abû Salamah bin Abdu `r-Rohmân bahwasanya ‘Â’isyah s, isteri Nabi , bahwa Nabi  mendatangi dirinya ketika beliau diperintahkan Alloh l untuk memberikan pilihan kepada isteri-isterinya, ia berkata: “Rosululloh  mengawali dari diriku, beliau bersabda: “Sesungguhnya aku mengingatkan engkau akan sebuah perkara, maka jangan tergesa-gesa mengambil keputusan sampai engkau bermusyawarah dengan kedua orangtuamu.” Kedua orang tuaku sudah tahu, mereka berdua tidak menyuruhku untuk bercerai dengan beliau.” ‘Â’isyah melanjutkan, “Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya Alloh l berfirman: Teks Arab hingga akhir kedua ayat di atas.” Maka aku katakan kepada beliau: “Dalam hal apa aku harus meminta pertimbangan kepada kedua orang tuaku? Sesungguhnya aku menghendaki Alloh, rosul-Nya serta negeri akhirat.”
Di dalam riwayat lain disebutkan: “‘Â’isyah kemudian berkata: Maka Nabi  bergembira mendengarnya.”
Di dalam riwayat lain: “Nabi  pun merasa senang dengan hal itu, kemudian menawarkan kepada isteri-isterinya, maka mereka semua mengikuti langkah ‘Â’isyah secara berturut-turut, mereka memilih Alloh dan rosul-Nya .”
Imam Ahmad meriwayatkan dari Jâbir  ia berkata: Abû Bakar  menghadap kepada Rosululloh  untuk minta izin kepada beliau sedangkan orang-orang saat itu sedang duduk di pintu beliau. Nabi  sendiri juga sedang duduk dan tidak memberi izin kepada Abû Bakar. Kemudian datanglah ‘Umar  meminta izin, namun beliau juga tidak memberi izin kepadanya. Kemudian beliau mengizinkan Abû Bakar dan ‘Umar d, maka keduanyapun masuk, saat itu Nabi  sedang duduk di antara isteri-isteri beliau. Namun beliau hanya diam.
Maka ‘Umar  berkata, “Sungguh saya akan mengajak Nabi  bicara, semoga saja ia bisa tertawa.” Kemudian ‘Umar berkata, “Wahai Rosululloh, kalau saya melihat putri dari Zaid ~yang merupakan isteri ‘Umar~ meminta nafkah kepadaku, kemudian akupun memukul tengkuknya…” mendengar itu, Nabi  tertawa sampai kelihatan gigi geraham beliau dan bersabda: “Mereka ini berada di sekelilingku meminta nafkah.” Maka Abû Bakar  pun berdiri ke arah ‘Â’isyah untuk memukulnya. Disusul ‘‘Umar , ia berdiri ke arah Hafshoh. Kedua-duanya mengatakan, “Kalian berdua meminta kepada Nabi  apa yang beliau tidak miliki.” Tapi Rosululloh  menghentikan keduanya. Akhirnya isteri-isteri beliau itu mengatakan, “Demi Alloh, setelah majelis ini kami tidak akan minta kepada Rosululloh  sesuatu yang tidak beliau miliki.”
Jâbir berkata: “Dan Alloh f menurunkan pilihan ini, maka Rosululloh  memulai dari ‘Â’isyah s, beliau bersabda: Teks Arab “Aku mengingatkanmu akan satu urusan yang aku tidak suka engkau terburu-buru di dalamnya sampai engkau meminta pertimbangan kepada kedua orangtuamu.” ‘Â’isyah bertanya, “Urusan apakah gerangan?” Jâbir berkata: Maka beliau membaca ayat: Yâ Ayyuhan Nabiyyu qul li azwâjika…hingga akhir dua ayat di atas. ‘Â’isyah s berkata: “Apakah dalam urusan Anda aku akan minta pertimbangan kepada kedua orang tuaku? Bahkan aku lebih memilih Alloh l dan rosul-Nya. Dan saya minta Anda tidak menyebutkan kepada seorangpun dari isteri-isteri Anda apa yang telah saya pilih.” Maka Rosululloh  bersabda, “Sesungguhnya Alloh l tidak mengutusku dalam keadaan keras. Tetapi Dia mengutusku sebagai seorang pengajar yang memberi kemudahan. Tidaklah seorang wanitapun meminta kepadaku apa yang telah engkau pilih kecuali aku beritahu dia.”
‘Ikrimah berkata, “Saat itu beliau memiliki sembilan isteri. Lima di antaranya dari Quraisy, yaitu ‘Â’isyah, Hafshoh, Ummu Habîbah, Saudah dan Ummu Salamah ~Rodhiyallôhu ‘Anhunna~ termasuk yang menjadi isteri beliau adalah Shofiyyah bin Huyayy, Maimûnah binti Hârits Al-Hilâliyyah, Zainab binti Jahsy Al-Asadiyyah, Juwairiyyah bin Al-Hârits Al-Mushtholiqiyyah ~Radhiyallôhu ‘Anhunna wa ardhôhunna ajma‘în~”
Syaikh Abû Bakar Jâbir Al-Jazâ’irî ~hafizhohullôh~ berkata: “Alloh l hendak mengumpulkan isteri-isteri Nabi  tatkala mereka menyaksikan para wanita Anshor dan Muhajirin dilapangkan dalam urusan nafkah karena adanya kemudahan dan kelapangan rezeki di kalangan penduduk Madinah. Para isteri Nabi  tersebut ingin meminta kelapangan dalam urusan nafkah sebagai tauladan bagi yang lain. Jumlah mereka saat itu ada sembilan orang. Maka hal itu disampaikan oleh ‘Â’isyah kepada Rosululloh  , beliau merasa prihatin mendengar hal itu mengingat ketidak mampuan beliau memenuhi permintaan mereka. Lantas beliau duduk di sebuah bilik milik beliau dan menyendiri di sana selama sebulan penuh sampai akhirnya Alloh l menurunkan ayat penawaran pilihan ini.”
Syaikh Muhammad Rosyîd Ridhô v berkata, “Ringkasan makna dari kedua ayat di atas adalah: Katakan kepada mereka, jika kalian menginginkan kehidupan kalian selayaknya sebagai isteri, dunia berikut syahwat dan perhiasannya, maka sesungguhnya aku tidak diutus untuk itu, aku juga tidak menikahi kalian dalam urusan itu. Maka jika itu keinginan kalian, mari saya beri kalian harta benda sesuai yang Alloh syari‘atkan menjadi hak bagi wanita yang dicerai, dan aku akan ceraikan kalian dengan cara baik-baik. Tidak ada unsur menghinakan dan menjelekkan di dalamnya sebagaimana yang Alloh perintahkan kepada orang yang ingin menceraikan isterinya karena ia tidak mampu hidup dengan isterinya dengan kehidupan yang ridho dan diridhoi Alloh kemudian untuk dia dan isterinya.
Ini merupakan bukti bahwa beliau tidak bisa melaksanakan tugas kenabiannya bersama wanita yang keinginan dalam hidupnya melulu kenikmatan dan perhiasan dunia.
Dan jika dalam status kalian sebagai isteri ini kalian menghendaki keridhoan Alloh l dan rosul-Nya dengan kesiapan menanggung beban-beban dalam agama, mengadakan perbaikan dalam urusan kaum mukminin dan mukminat serta pahala di negeri akhirat, yang mana itu lebih kalian utamakan daripada kenikmatan duniawi yang sementara, maka sesungguhnya Alloh telah sediakan bagi orang-orang yang berbuat baik di antara kalian pahala besar dalam hal itu, pahala itu lebih besar daripada apa yang Ia siapkan untuk wanita yang melakukan kebaikan dari semua wanita mukminat.”
Pilihan itu memang sulit bagi para isteri Nabi  , sebab itu merupakan salah satu ujian dan cobaan yang menyangkut keimanan mereka.
“Pilihan itu memang sulit, sebab seorang muslim pasti akan membinasakan dirinya sendiri serta menyia-nyiakan dakwah yang ia jalankan ketika ia mulai cenderung kepada kehidupan dunia yang diminta isteri. Sehingga lama kelamaan seolah keadaan itu adalah kehidupan yang baik. Syetan menghias-hias kecenderungan dan kenistaan ini. Ia juga akan tampakkan seribu tipudaya mengatasnamakan nikmat, barang halal dan lain sebagainya. Hal itu bertujuan untuk memadamkan api semangat dakwah sekaligus membakar habis dakwah itu sendiri.”
Pada akhirnya, pilihan seperti ini memiliki indikasi jelas bahwa cinta dunia dan dunia akhirat tidak akan pernah bertemu, dan dalam hati seorang muslimah tidak akan mungkin ada kecuali salah satu saja dari keduanya. Sebab condong kepada dunia melemahkan keimanan, sedangkan keteguhan di atas keimanan pasti melemahkan dunia di dalam hati seorang muslimah, sehingga ia akan selalunya menginginkan apa yang ada di sisi Alloh l, kita juga akan lihat syahwat dan perhiasan serta harta benda dunia tidak akan memainkan perannya, bahkan menurut dia itu hanyalah fatamorgana yang akan lewat dan sirna. Inilah yang kita ingin semua wanita muslimah memahaminya.
FAEDAH DAN PELAJARAN
Teks Arab “Sungguh telah ada bagi kalian tauladan yang baik dalam diri Rosululloh, bagi siapa yang mengharapkan Alloh dan hari akhir serta banyak mengingat Alloh.”
Sesungguhnya kedua ayat di atas (yaitu surat Al-Ahzâb, ayat 28 dan 29, penerj.) adalah kritikan pada sebuah kejadian, khususnya bagi isteri-isteri Nabi . Tetapi di waktu yang sama kedua ayat ini telah memberikan contoh dan permisalan, faedah dan ibroh agar dijadikan tauladan oleh wanita muslimat di manapun dan kapanpun ia berada. Juga agar setiap wanita sholehah mengetahui perkara-perkara yang mengandung faedah dan pelajaran yang bisa ia ambil dari materi pendidikan yang agung ini.
Faedah pertama: Meluruskan tabiat wanita.
Yang pertama kali akan kami ingin tunjukkan dalam kasus di atas adalah tentang watak wanita yang lebih banyak condong ~dibanding laki-laki~ kepada kehidupan santai dan mewah. Kalau ia lalai dari mengkontrolnya, hal itu akan menyeretnya kepada dunia secara mengerikan. Hal itu akan menyebabkan dia lalai dari Alloh dan negeri akhirat. Dan inilah yang disebut kebinasaan itu sendiri.
Dalam kasus ini, para isteri Nabi  menjadi pioner bagi kaum muslimat dan mukminan yang menanggung beban di atas jalan dakwah serta lebih memilih keras dan sulitnya kehidupan dengan tetap memegang iman daripada kemewahan, kenikmatan serta kelonggaran dengan harus diiringi kekufuran. Mereka telah memberikan contoh terbaik dalam hal itu.
Meskipun demikian, para isteri Nabi  ~ridwânullôh ‘alaihinna~ tahu bahwa Rosululloh  telah Alloh kuatkan dengan pertolongan serta telah dimenangkan atas musuh-musuh-Nya, telah datang para utusan kepada beliau untuk masuk Islam dan berbaiat, pasukan-pasukannya pergi ke sana ke mari menebaskan pedang Alloh. Kenikmatan dan harta ghonimah datang setiap hari untuk beliau bagikan kepada kaum muslimin ~baik yang Muhajirin maupun Anshôr~ , maka kaum mukminin merasa gembira dengan pertolongan Alloh serta bersyukur kepada-Nya atas segala kenikmatan dari-Nya. Hal itu beliau tampakkan kepada seluruh masyarakat. Maka kaum wanita menjadi hidup lebih mewah dan nikmat, manusia menikmati rezki Alloh yang halal, sehingga saat itulah jiwa para isteri Nabi  tersebut cenderung kepada dunia dan menuntut kepada Rosululloh  nafkah dan kelonggaran di saat mereka melihat adanya kelonggaran dan kenikmatan ada di tangan manusia.
Hal itu sebenarnya menunjukkan akan tabiat wanita setinggi apapun kelasnya, meskipun ia melihat gambaran-gambaran keimanan. Akan tetapi Alloh  hendak meluruskan watak seperti ini serta membatasinya dengan batasan-batasan jelas yang akan menjadi pedoman baku sampai kapanpun.
Oleh sebab itu, seorang wanita jika dibiarkan begitu saja bersama hasrat-hasrat duniawi yang remeh, tentu akan padam nyala keimanan dari dalam hatinya, ia akan lalai dari kehikmatan di akhirat serta usaha untuk mendapatkan keridhoan Alloh , ia pasti akan merasa berat melakukan ibadah-ibadah ketaatan, paling tidak akan terjadi kekurangan di sana sini.
Sesungguhnya Islam tidak melarang wanita ataupun yang lain untuk menikmati dunia berikut kelezatannya di mana itu merupakan perkara yang Alloh halalkan untuk kita. Akan tetapi hal itu harus dilaksanakan dengan baik sesuai aturan-aturan syar‘i sehingga natinya seorang wanita tidak akan terjerembab ke dalam rawa-rawa dunia. Juga agar jangan sampai sosok seorang wanita yang komit dengan Islam berseberangan dengan dakwah yang ia sampaikan kepada manusia berupa dorongan untuk mencintai akhirat, berlepas diri dari dunia, menerima Alloh, kitab dan dzikir kepada-Nya. Sebab sesungguhnya manusia jika melihat seorang wanita seperti ini, yang memerintahkan kepada yang makruf serta melarang dari yang mungkar, menghadapkan diri kepada dunia dalam kata-kata, perhatian serta rumah tangganya, pasti mereka akan berpaling darinya dan kata-kata dia tidak akan memberikan pengaruh di dalam hati dan kehidupan nyata mereka.
Oleh karena itu, seorang lelaki harus mengatur kelurusannya di dalam rumah serta terjun langsung dalam tanggung jawab yang ia pikul di dalam rumah. Ia harus meluruskan watak seorang wanita, membatasi angan-angan duniawinya, memotivasinya kepada apa yang berada di sisi Alloh  berupa jannah berikut kenikmatannya.
Seorang lelaki harus senantiasa mengingatkan wanita akan tujuan ia diciptakan, mengingatkannya agar waspada dari syetan yang berusaha sungguh-sungguh untuk memalingkan dirinya dari tujuan agung ini.
Seorang lelaki harus peran yang harus ia tunaikan dalam kehidupan ini, supaya ia tidak disibukan oleh perkara yang menghalangi dari melaksanakannya. Seorang lelaki juga harus memberikan semangat akan adanya pahala semua itu di sisi Alloh serta surga berikut kenikmatannya.
Seorang lelaki juga jangan sampai mengharamkan kepada wanita akan kenikmatan yang Alloh halalkan untuk kita, supaya ini tidak bertabrakan dengan tabiat dia sebagai wanita. Yang penting tidak berlebihan atau terlalu bakhil. Sehingga tuntutan duniawi tetap terpenuhi dalam dirinya, demikian juga tuntutan ruhiyyah di saat yang sama yang mana dengan jiwanya ia akan naik ke derajat ‘Illiyyîn yang paling tinggi.
Seorang lelaki harus mengingatkan wanita akan hinanya kehidupan dunia ini, bahwasanya dunia hanyalah sesaat dan semua kita akan pergi menginggalkannya, maka manakah perbekalan untuk menyongsong alam kubur?! Mana bekal untuk berjumpa robb langit dan bumi?!
Dengan demikian, wanita itu akan menyertai dirinya dalam kondisi seperti ini; antara memberikan ancaman dan harapan, sehingga jiwanya akan senantiasa lurus dan seimbang, tidak pernah jenuh mengawasi si wanita tadi dari kejauhan. Jika ia jumpai dia mulai berani terlalu jauh masuk ke dalam dunia, ia ingatkan. Jika ia jumpai kemajuan dalam urusan akhirat, ia beri semangat. Demikianlah cara meluruskan watak seorang wanita.
Manfaat kedua: Wanita adalah inti keamanan dalam masyarakat.
Sesungguhnya baik tidaknya masyarakat manapun terkait erat dengan baik tidaknya wanita yang ada di dalamnya. Sebaliknya, rusaknya masyarakat tergantung kepada kerusakan serta fitnahnya yang besar dalam masyarakat, dengan tabarruj, perhiasan serta keaneka ragaman yang ia tampilkan dan berbagai fitnah lain yang ia timbulkan.
Oleh karena itu, perhatian terhadap pendidikan agama anak perempuan sejak kecil serta bagaimana ia menempuh jalan kebaikan dan keshalehan, merupakan perangkat utama dan penting di dalam pembentukan generasi sholeh dari kalangan wanita muslimat, yang tidak membuang syariat Alloh dan tidak menempuh jalan syetan dengan kesombongan serta jerat-jeratnya.
Jika kita meremehkan urusan pendidikan wanita dan mempersiapkan tempat tinggal yang baik untuknya, tentu akan rusaklah masyarakat, akan menyebar perbuatan keji, akan meluas kemungkaran dan akhlak akan menjadi buruk sebagaimana kondisi mayoritas masyarakat yang ada hari ini.
Oleh karena itu pulalah, Nabi  mengingatkan benar-benar kepada kita akan bahaya fitnah wanita.
Dari Usâmah bin Zaid d ia berkata, Rosululloh  bersabda, Teks Arab “Tidak ada fitnah yang kutinggal pergi sepeninggalku yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita.”
Dari ‘Abdullôh bin Mas‘ud  berkata, Rosululloh  bersabda, Teks Arab “Wanita adalah aurot, jika ia keluar maka syetan mengangkat pandangan untuk melihatnya.”
Masih dari beliau  berkata, Rosululloh  bersabda, Teks Arab “Wanita adalah aurot, sungguh wanita akan keluar dari rumahnya tanpa merasa bersalah, lalu syetan menjadikan pandangan mengarah kepadanya, ia berkata: Tidaklah engkau melewati seorangpun melainkan membuat ia kagum. Dan sungguh seorang wanita mengenakan pakaiannya lalu dikatakan: Hendak ke manakah engkau? Ia menjawab, Hendak menjenguk orang sakit, atau menyaksikan jenazah, atau sholat ke masjid, padahal tidaklah seorang wanita itu beribadah kepada robbnya lebih baik ketimbang ia melaksanakannya di rumahnya.”
Muslim meriwayatkan dari Abû Sa‘îd Al-Khudrî  ia berkata, Rosululloh  bersabda: “Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau. Dan sesungguhnya Alloh menjadikan kalian penguasa di dalamnya lalu Dia melihat bagaimana kalian beramal. Maka waspadailah dunia dan waspadailah wanita, karena sesungguhnya fitnah pertama yang menimpa Banî Isrô’îl adalah tentang wanita.”
Al-Qur’an juga telah mengisyaratkan akan bahaya wanita. Alloh l berfirman: Teks Arab “Dijadikan indah dalam pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Alloh lah tempat kembali yang baik (syurga).”
Alloh l mendahulukan wanita lantaran adanya silsilah keturunan pada diri mereka dalam hal ini. Juga mengingat bahwa kebanyakan lelaki kemasukan cacat dari arah syahwat yang satu ini.
Atas dasar semua itulah, kita harus benar-benar serius dalam hal memelihara keamanan di dalam masyarakat ini, kita harus menarik tangannya ketika ia mulai condong kepada kememahan hidup, mulai berusaha bersenang-senang dan berlebih-lebihan demi kecintaan terhadap dunia.
Demikian juga, jangan sampai wanita melupakan perannya di dalam kehidupan, mengapa ia diciptakan? Bagaimana ia harus hidup? Ke mana ia akan pergi? Kalau perkara-perkara prinsip ini tertanam kuat dalam dirinya, maka Alhamdulillâh kita sudah terjamin bahwa ia tidak akan melenceng dari jalan, tidak akan menyelisihi kepentingan asasinya di dalam kehidupan.
Alloh l berfirman: Teks Arab “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.”
Ibnu Katsîr v berkata: “Ibadah kepada Alloh adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan.”
Alloh l juga berfirman: Teks Arab “Dan sungguh telah kami utus pada tiap-tiap umat seorang rosul, (untuk menyerukan): Sembahlah Alloh (saja) dan jauhilah thoghut…”
Bukhôrî dan Muslim meriwayatkan dari Mu‘âdz bin Jabal  ia berkata, Aku berada membonceng di belakang Nabi  di atas punggung keledai, maka beliau bersabda kepadaku, “Hai Mu‘âdz, tahukah engkau, apa hak Alloh atas para hamba-Nya? Dan apa hak para hamba atas Alloh?” aku mengatakan, “Alloh dan rosul-Nya lebih tahu.” Beliau bersabda, “Hak Alloh atas para hamba adalah mereka beribadah kepada-Nya serta tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun. Sedangkan hak para hamba atas Alloh adalah Dia tidak akan mengazab orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun.”
Dari sana jelas bagi wanita sholehah bahwa dirinya tidaklah diciptakan di dunia ini untuk perkara sia-sia dan main-main. Ia diciptakan tak lain untuk menempuh keridhoan Alloh f lantas ia mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Dan sungguh saya heran dengan seorang wanita yang mengerjakan profesi dia, kemudian dia bisa konsisten dengan waktu dan aturan kerjanya, ia kontrol siapa yang malas, bahkan tak jarang ia lebih mengutamakannya daripada perkara-perkara yang lebih penting daripada pekerjaan dia itu. Lantas sikap seperti itu tidak saya jumpai dalam pekerjaan yang menjadi tujuan dia diciptakan. Akhirnya kita saksikan bagaimana muncul sikap menyepelekan dalam dirinya dalam beberapa ibadah, penyimpangan-penyimpangan dalam sebagian tingkah laku dan pergaulan. Semua ini tak lain adalah disebabkan kebodohan tentang Alloh dan agama-Nya.
Faedah kedua: efek-efek berbahaya dari kemewahan dan bersenang-senang.
Yang saya maksud dari kemewahan dan bersenang-senang di sini adalah berlebihan di dalamnya, sampai pada tingkatan hal itu menjadi kesibukan dia di dalam kehidupan dan perhatiannya hanya berkutat seputar harta benda dunia, syahwat serta perhiasannya.
Jika seorang wanita muslimah tidak memasang kekang bagi dirinya sampai ia menjadi korban dunia, maka pasti ia akan menuai akibat buruk di balik semua itu. Akibat yang paling berbahaya adalah:
1. Lalai dari Alloh dan negeri akhirat.
Seorang wanita yang tidak punya fikiran selain kemewahan dan bersenang-senang saja, ia pasti lupa kepada robbnya, sehingga iapun melakukan perbuatan-perbuatan buruk serta terus-terusan melakukan dosa-dosa.
Dari Zaid bin Tsâbit  bahwasanya Nabi  bersabda, Teks Arab “Barangsiapa dunia menjadi keinginannya, Alloh cerai beraikan urusannya, Alloh pisah-pisahkan pekerjaanya, serta menjadikan kefakiran berada di hadapan matanya, dan dunia tidak datang selain apa yang sudah ditulis baginya. Dan barangsiapa akhirat menjadi keinginannya, Alloh satukan urusannya, Alloh jaga pekerjaannya, dan Ia jadikan kekayaan berada di hadapan matanya, serta dunia datang kepadanya dalam keadaan hina.”
2. Kerasnya hati dan malas untuk berbuat taat.
Di antara yang penting, para da‘i Islam haruslah mengenali efek-efek dari kemewahan hidup serta bahaya dari merasa tenang dengan sikap bersenang-senang. Sebab di dalam perkara-perkara ini terdapat hal yang bisa mematikan hati seorang mukmin yang sedang sadar, menghalangi dari jihad, serta berpangku tangan dari mengikuti perjalanan dakwah.
Namun ingat, di sana ada bentuk lain dari ujian yang satu ini di mana banyak sekali para pemuda Islam yang berguguran di dalamnya. Mereka sebelumnya memiliki semangat tinggi dan membara di awal-awal, sampai ketika ia merasa nyaman dengan kenikmatan dunia yang fana ini, padamlah api semangat mereka, mati hati mereka, dan berubah menjadi kerangka-kerangka kering. Betapa banyak dakwah Islam mengalami kerugian dari orang-orang yang mampu bersabar ketika diuji dengan siksaan dan tidak mau menyerah begitu saja menghadapi kesengsaraan. Namun mereka mengalami kerugian peperangan di dalam medan kemewahan hidup, akhirnya mereka melenceng dari dakwah, dan kehidupan santai menjadi tampak indah dalam diri mereka, mereka hinakan diri mereka kepada urusan seperti ini, maka merekapun berubah menjadi contoh yang orang-orang jujur pasti takut mengalami hal seperti itu.
Apakah setelah ini, kita masih merasa tenang dengan bayangan sekilas ini dan kemudian melupakan apa yang ada di sisi Alloh?
3. Takabbur.
Penyakit ini adalah buah dari orang ketika ia tertimpa penyakit hidup bermewah-mewah. Orang yang teruji dengan hidup mewah akan bersikap sombong kepada Alloh serta di hadapan para hamba-Nya. Di antara contoh ketakabburan hamba di hadapan Alloh adalah anggapan bahwa harta yang diberikan kepadanya itu merupakan hasil usahanya sendiri, atau lantaran ilmu yang ia miliki, sebagaimana telah terjadi dahulu pada diri Qôrûn ketika ia mengatakan, Teks Arab “…sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku…”
Adapun sikap takabbur kepada hamba-hamba Alloh, bagaimanapun bentuknya adalah perbuatan dimurkai. Al-Qur’an telah gambarkan mengenia kesombongan dan orang-orang sombong. Di antaranya adalah firman Alloh l : Teks Arab “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Alloh tidal menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
Bukhôrî dan Muslim meriwayatkan dari Abû Huroiroh  bahwasanya Rosululloh  bersabda, Teks Arab “Pada hari kiamat nanti, Alloh tidak melihat kepada hamba yang menjulurkan kainnya (ke bawah mata kaki) dikarenakan sombong.”
Al-Qur’anu `l-Karîm telah datang untuk memberikan ketentuan akan nilai-nilai prinsip dalam pandangan Islam mengenai kehidupan. Nilai-nilai inilah yang seharusnya engkau temukan aplikasinya yang nyata di dalam rumah Nabi , dan kehidupan beliau secara khusus. Dan yang seharusnya terwujud secara nyata dalam gambaran paling detail dan gamblang di dalam rumah beliau ini, yang itu telah dan akan tetap menjadi mercusuar petunjuk bagi kaum muslimin dan bagi Islam, sampai Alloh wariskan bumi dan penghuninya.
Dua ayat penawaran pilihan di atas memberikan batasan dari sebuah jalan. Silahkan pilih; kehidupan dunia berikut perhiasannya, atau Alloh dan rosul-Nya serta negeri akhirat. Maka hati yang cuma satu, tidak akan bisa memuat dua persepsi terhadap sebauh kehidupan. Dan Alloh tidaklah menjadikan dua hati dalam rongga dadanya.
Setelah itu, masih adakah makna dari kemewahan yang lebih dalam kehidupan seorang wanita muslimah? Atau ada tempat untuk kesenangan menipu, yang itu melalaikan pemiliknya dari sesuatu yang paling mahal dalam hidupnya, yaitu agama, dan sesuatu yang paling mahal di akhirat yaitu jannah?!
Faedah keempat: Sikap Nabi  .
Sikap Nabi  di dalam kasus di atas telah memberikan kepada kita sebuah permisalan yang indah bagi seorang dai akan sebuah kebenaran, akan tauladan yang baik dan contoh yang indah. Supaya hal itu menjadi pelita di atas jalan keimanan dan dakwah bagi kita semua.
Apa yang seharusnya dilakukan oleh Nabi  ?
Apakah beliau lebih memilih menjaga kelangsungan rumah tangga daripada terjadinya perceraian serta memenuhi tuntutan duniawi yang remeh dari isteri-isterinya?
Masyarakat Nabi  adalah masyarakat berjiwa kebapakan sejak berada dalam buaian pertamanya, sementara manusia memandang beliau sebagai suri tauladan. Dan beliau mengetahui dampak dari hal itu juga bagi wanita kaum muslimin kalau beliau sampai memenuhi tuntutan isteri-isterinya, di mana mereka memandang kepada Nabi  sebagai rosul sekaligus sebagai tauladan.
Bahkan urusannya akan meluas kepada bagian terdalam dari anggota masyarakat muslim, akan berpengaruh kepada eksistensi keluarga muslim yang ingin membentuknya sesuai dengan cara pandang Islami yang benar lagi mantab setelah menghancurkan gambaran semu dari keluarga sistem lama, di mana itu hanya dibangun di atas asas pemuasan kenikmatan dan cinta materi serta berbangga dengan harta dan anak. Sehingga ujung-ujungnya wanita hanya akan dianggap rendah dan sebagai perhiasan semata yang tidak punya peran dan nilai apapun.
Oleh karenanya, peran Nabi  di sini merupakan satu peran yang sangat jelas sekaligus tajam di saat yang sama untuk membentuk jalan yang benar bagi kaum muslimin dan muslimat.
Nabi  ingin mengajari kita sebuah methode dakwah, bukan methode untuk bersenang-senang dan hidup mewah. Lebih-lebih jika pelakunya termasuk orang terpandang sebagai suri tauladan di masyarakat.
Nabi  ingin mengekang ketidak terkendalian wanita dalam urusan menuntut dunia serta mengingatkannya akan kenikmatan abadi ada di sisi Alloh yang tidak terbanding dengan apapun.
Nabi  ingin agar rasa peka terhadap amanah dakwah dan Islam dalam diri meningkat hingga batasan tidak menyisakan tempat untuk lebih mendahulukan dunia yang fana daripada akhirat, tidak mengutamakan hal yang nampak dari dunia di atas perintah Alloh dan rosul-Nya.
Nabi  ingin mengajari kita bahwa urusan akhirat dan kenikmatannya tidaklah bisa diukur dengan dunia, tetapi siapa yang menghendaki akhirat serta berusaha untuk memperolehnya, ia harus mengatur keterikatannya dengan dunia. Ia tidak boleh condong secara total, tidak juga terlalu berpaling darinya secara berlebihan sehingga ia binasa. Yang benar adalah bersikap seimbang dan adil di dalam menikmati barang-barang baik yang dihalalkan Alloh l bagi kita, di saat yang sama hal itu tidak boleh melalaikan kita dari Alloh serta negeri akhirat.
Sesungguhnya kasus yang terjadi pada isteri Nabi  di atas memberikan aturan kepada kita akan sebuah cara pandang Islami yang jelas akan nilai-nilai. Menggambarkan tentang sebuah methode kepekaan untuk merasakan dunia dan merasakan akhirat. Memberikan kepastian dalam hati muslim dari semua bentuk kegamangan dan kegagapan antara nilai-nilai duniawi dan ukhrowi, antara menghadap ke bumi dan menghadap ke langit. Dan membersihkan hati ini dari semua bentuk watak aneh yang menghalangi antara dirinya dan totalitas serta keikhlasan kepada Alloh saja, lain tidak.
PASAL
PERAN UMMAHÂTU `L-MUKMINÎN ~rodhiyallôhu ‘anhum~
Di saat yang sama, kita tidak bisa mengacuhkan peran begitu indah yang diperankan ibunda kaum mukminin ketika mereka lebih memilih Alloh dan rosul-Nya , ketika keimanan yang matang itu menang di dalam hati mereka di atas dunia dan kenikmatanya, ketika mereka lebih mengutamakan apa yang ada di sisi Alloh daripada dunia.
Peran itu begitu indah ketika mereka memberikan contoh dan tauladan yang baik bagi generasi demi generasi kaum hawa yang hidup sepeninggal mereka hingga menjelang datangnya kiamat, bagi mereka yang ingin mengambil pelajaran dan nasehat, bagi yang menginginkan suritauladan nyata.
Seandainya para isteri Nabi  itu didominasi perasaan ingin bersenang-senang dengan kenikmatan, perhiasan dan kemewahan, tentu mereka akan dijadikan teladan bagi semua wanita di zaman itu. Dan tentu kaum pria tidak akan mampu memalingkan kaum wanita darinya. Tentu tidak ada tiang penyangga yang tegak untuk ummat. Sebab berlebihan dalam hal kemewahan hidup dan perhiasan akan membinasakan ummat-ummat yang kaya, maka bagaimana pula umat yang miskin akan kuat? Atau, bagaimana mungkin satu ummat yang kuat dan kokoh akan membangun asas kemaslahatan buat kerusakan dan kedzaliman umat manusia dengan membangunnya di atas persaingan dalam urusan syahwat dan perhiasan dunia?!
Alloh memperbolehkan perhiasan dan barang-barang bagus hanya ketika dalam kondisi longgar dan kaya, itupun tidak boleh dengan cara berlebihan, angkuh maupun sombong.
PASAL
PERAN ABÛ BAKAR DAN ‘UMAR d
Peran beliau berdua mengekspresikan bagaimana perasaan yang jujur bagi seorang muslim yang faham akan agama dan tabiat dakwah yang ia emban.
Beliau berdua d hendak memukul ‘Â’isyah dan Hafshoh d setelah mengetahui perkara tuntutan mereka kepada Nabi  untuk menambah nafkah, ini untuk mengajarkan kepada semua wanita bahwa urusan permintaan seperti ini jauh berbahaya ketimbang nafkah dan perhiasan serta harta benda dunia itu sendiri.
Sesungguhnya bahaya ini memungkinkan syetan untuk memasuki celah menuju hati sehingga ia bertengger di sana. Sehingga keluarga menjadi tersia-siakan, masing-masing anggota di dalamnya melupakan kepentingan dan perannya yang itu mengkaitkan dirinya dengan Islam.
Tetapi Nabi  tidak terima jika Abû Bakar dan ‘Umar d memukul ‘Â’isyah dan Hafshoh lantaran permintaan ini. Permasalahannya adalah permasalahan perasaan, kecenderungan manusiawi, kadang bisa jernih dan naik, tetapi ia tidak akan padam dan jatuh tersungkur!
Sesungguhnya masalah pengobatan hati ketika ia mencari dunia, atau mencari kesantaian dan sikap tenang-tenang, merupakan perkara yang penting dan urgen. Sampai sejauh mana taufik itu ada dalam pengobatannya, sejauh itu pulalah ada keteguhan di atas jalan, pemahamannya akan hakikat berbagai urusan dan peletakkannya sesuai tempat yang benar.
Dan ketika kita keliru dan mengobati hati ini dengan sikap meremehkan dan [kurang hal. , atau dengan reaksi yang tidak benar, maka dengan itu kita akan menjadi penyebab wanita itu menghadapkan diri kepada dunia, semakin banyak dan semakin banyak, yang pada akhirnya kita tidak bisa menggapai keinginan untuk bisa melihat sosok hati yang sehat serta jiwa yang tenang.
KEUTAMAAN ZUHUD DALAM URUSAN DUNIA SERTA PERINGATAN UNTUK MEWASPADAINYA
Teks Arab “Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi, sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.”
Sesungguhnya kehidupan kita di dunia ini, tak lain hanyalah nafas-nafas yang menghitung kita, betapa cepat ia habid dalam tempo sekejap. Oleh karena itu, seorang wanita muslimah yang cerdas adalah yang menjadikan dunia sebagai tunggangan menuju akhirat, sebagai jembatan ke arah sana, lalu ia mengambil dunia secukupnya saja, meninggalkan darinya juga secukupnya, sehingga ia tidak tertimpa badai fitnah dari dunia serta menjadi mangsa darinya.
Banyak sekali ayat dan hadis yang memberikan anjuran kepada kita untuk berlaku zuhud dalam urusan dunia dan juga memberikan peringatan kepada kita agar waspada jangan sampai terperangkap ke dalam jerat dan belitan-belitannya.
Alloh l berfirman: Teks Arab “Sesungguhnya perumpaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya adzab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksananya tanam-tanaman yang sudah disabit seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berfikir.”
Alloh l berfirman: Teks Arab “Dan berilah perumpaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Alloh Mahakuasa atas segala sesuatu. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Tetapi amalan-amalan yang kekal lagi sholeh adalah lebih baik pahalanya di sisi robbmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.”
Bukhôrî dan Muslim meriwayatkan dari Amru bin Auf Al-Anshôrî  bahwasanya Rosululloh  bersabda: Teks Arab “Bergembira dan berharaplah dalam apa yang menyenangkan kalian. Demi Alloh, bukan kefakiran yang kukhawatirkan atas kalian. Tetapi yang kukhawatirkan, dibentangan dunia bagi kalian sebagaimana telah dibentangkan bagi orang-orang sebelum kalian, lalu kalian saling berlomba di dalamnya sebagaimana mereka juga bersaing di dalamnya sehingga kalian hal itu membinasakan kalian sebagaimana membinasakan mereka.”
Muslim meriwayatkan dari Abû Sa‘îd Al-Khudrî  bahwasanya Rosululloh  bersabda, Teks Arab “Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau, dan sesungguhnya Alloh menempatkan kalian di sana lalu melihat bagaimana kalian beramal, maka waspadalah terhadap dunia dan waspadalah terhadap wanita, karena sesungguhnya fitnah pertama yang menimpa Bani Isro’il adalah wanita.”
Bukhôrî dan Muslim meriwayatkan dari Abû Huroiroh  ia berkata, Rosululloh  bersabda: Teks Arab “Lihatlah kepada orang yang berada di bawah kalian, dan jangan melihat kepada orang yang berada lebih tinggi daripada kalian. Hal itu lebih dekat kepada kalian untuk tidak meremehkan nikmat Alloh yang Ia berikan kepada kalian.”
Ibnu Jarîr dan yang lain berkata: “Hadis ini menghimpun semua bentuk kebaikan. Hal itu dikarenakan, jika seseorang melihat orang yang diberi keunggulan dalam urusan dunia daripada dirinya, jiwanya akan tertuntut untuk bisa seperti dia, lantas ia menganggap kecil nikmat Alloh yang ada di sisinya serta menjadikan orang berambisi untuk mendapatkan tambahan supaya bisa menyamai orang yang unggul dari dia dalam urusan dunia tadi, atau paling tidak mendekati. Inilah yang terjadi pada kebanyakan orang.”
Sebagian salaf mengatakan, “Aku berteman dengan orang-orang kaya, maka aku terus berada dalam kesedihan; aku melihat rumah yang luas dan kendaraan yang indah sementara aku tidak bisa memiliki satupun dari semua itu. Lantas aku berteman dengan orang-orang fakir, maka akupun menjadi tenang.”
Adapun jika dalam urusan dunia ia melihat kepada orang yang lebih rendah dari dirinya, maka akan tampak jelaslah nikmat Alloh atasnya sehingga iapun bersyukur dan bersikap tawadhu‘ serta mengerjakan kebaikan yang bisa dilakukan di dalamnya. Demikian juga kalau ia melihat kepada orang yang lebih unggul dari dirinya, tapi dalam urusan agama. Akan tampak jelas kekerdilan dia di dalam apa yang telah diberikan kepadanya. Hal itu lantas akan mendorongnya untuk bersikap merendah kepada majikannya, ia tidak akan memandang amalannya serta tidak merasa besar hati dengannya dan ia akan meningkatkan kesungguhannya dalam beramal dan membiasakannya.
Al-Hasan berkata, “Kecintaanmu kepada dunia bukanlah dengan mencari apa yang bisa memberikan kemaslahatan bagimu di sana. Dan kezuhudanmu terhadapnya adalah dengan meninggalkan kebutuhan yang meninggalkannya sudah cukup memenuhi kebutuhanmu. Barangsiapa yang mencintai dunia dan ia merasa senang denganya, akan lenyap rasa takut terhadap akhirat dari dalam hatinya.”
Inilah Yahyâ bin Mu‘âdz Ar-Rôzî yang memberikan kepada kita batasan dari keinginan hamba dari dunia. Beliau berkata, “Bagaimana aku tidak menyukai dunia sebatas makanan pokokku, yang darinya aku mendapatkan kehidupan, dan melaksanakan ketaatan serta memperoleh akhirat?”
Mengenai zuhud dalam urusan dunia, Dhomroh bin Robî‘ah berkata, Wuhaib bin Warod Al-Makkî berkata, “Zuhud dunia adalah engkau tidak merasa putus asa terhadap apa yang hilang darimu dan tidak merasa senang dengan apa yang datang kepadamu darinya.”
Dan dari Abû Abdillâh Ash-Shonâbajî, ia berkata: “Dunia mengajak kepada fitnah, dan syetan mengajak kepada perbuatan dosa. Sedangkan perjumpaan kepada Alloh itu lebih baik daripada berdiam bersama keduanya.”
Ibnu Masyrof At-Taimî berkata:
Jauhilah dunia yang rendah, sesungguhnya ia…
Adalah sihir dalam tipuan dan kebohongannya
Perhiasan menipu yang tidak langgeng kesenangannya
Dan mimpi-mimpi kosong yang menipu dengan debu-debunya
Barangsiapa dimuliakan dunia di suatu hari, ia akan dihinakannya esok harinya
Barangsiapa dibikin tertawa olehnya, ia telah mengumumkan tangisannya
Dan dan barang siapa dia beri minum dari gelas madu pagi harinya
Ia akan memberikan regukan dari gelas kehinaan sore harinya
Sebagian yang lain mensifati dunia mengatakan:
Apa urusanku dengan dunia sementara ia bukan tujuanku
Bukan pula tujuan puncakku, dan aku tak akan mencarinya
Aku juga tidak condong ke arahnya, atau
Kepada kepempinannya. Sungguh celaka dan jelek betul keadaannya
Dunia adalah negeri kesedihan, kesusahan dan kefanaan
Cepat menukik dan cepat hilangnya
kemudahannya adalah kesulitan, kesedihannya adalah kesenangannya
keuntungannya adalah kerugian, kesempurnaannya adalah kekurangan
jika ia menjadikanmu tertawa, ia akan menjadikanmu tertawa meskipun orang bodoh berhasrat untuk berhubungan dengannya
Duhai betapa cepat hubungannya terputus
maka aku memohon kepada robbku untuk menghalangi dengan daya
dan kekuatan-Nya, antara diriku dan sergapannya
wahai bekerja keras mencari dunia yang rendah
carilah selain dunia, sungguh dunia tidak bisa dipercaya
PASAL
SEBUAH NASEHAT:
Wahai para hamba Alloh, sesungguhnya siapa yang melihat kepada dunia dengan pandangan jernih, ia akan yakin bahwa kenikmatannya adalah ujian, kehidupannya adalah masalah, kehidupannya adalah kesusahan, kejernihannya adalah keruh, pemiliknya selalu dalam suasana takut akan kehilangan. Dunia itu, kalau bukan kenikmatan semu, atau cobaan yang datang atau kematian yang membunuh.
Sungguh kasihan orang yang merasa tenang dengan negeri yang halalnya pasti dihisab, yang harom pasti dihukum; jika engkau mengambil yang halal, engkau akan dihisab darinya. Jika engkau mengambil yang haram darinya, engkau akan diazab karenanya.
Manusia dalam urusan dunia terbagi menjadi dua kelompok:
Orang-orang cerdas yang diberi hidayah taufik oleh Alloh, mereka mengetahui bahwa dunia adalah naungan yang bakal sirna, kenikmatan yang selalu berubah serta mimpi-mimpi kosong. Bahkan mereka memahami bahwa dunia adalah kenikmatan yang dibalik lipatannya adalah bencana. Mereka mengerti bahwasanya dunia adalah kehidupan fana, dan bahwasanya ia adalah jembatan sekaligus jalan menuju kepada kehidupan abadi. Mereka mengambil sedikit saja darinya, merasa cukup dengan yang sedikit, maka hati merekapun menjadi tenang dari kesusahan dan kesedihannya. Badan mereka merasa nyaman dari kelelahan dan bebannya. Agama mereka selamat. Merekalah orang-orang yang terpuji di sisi Alloh, kesibukan mereka terhadap urusan dunia tidak menyibukkan mereka dari ketaatan kepada Tuannnya.
Mereka menjadikan nafas terakhir dan apa yang terjadi setelah itu sebagai bagian pandangan matanya yang tak pernah terpisah. Mereka merenungkan apa yang akan terjadi di tempat kembali mereka. Mereka memikirkan bagaimana keluar dari alam dunia sedangkan keimanan mereka tetap selamat dan memikirkan apa yang bakal tinggal bersama mereka di dalam kuburnya.
Mereka mengetahui semua ini, maka merekapun bersiap-siap melakukan perjalanan panjang. Mereka menyiapkan jawaban di hari perhitungan. Mereka mengadakan perbekalan untuk hari kembali, sedangkan sebaik-baik bekal adalah takwa. Sungguh beruntunglah mereka. Mereka merasa takut, maka merekapun menjadi aman. Mereka berbuat baik, maka merekapun menang dan berhasil.
Sesungguhnya Alloh mempunyai hamba-hamba yang cerdas
Mereka ceraikan dunia dan takut akan fitnah
Mereka melihat kepadanya, maka tatkala mereka tahu
bahwa ia bagi kehidupan bukanlah tempat
merekapun menganggapnya sebagai badai ombak dan menjadikan
amal sholeh sebagai bahtera di dalamnya
Kelompok manusia kedua adalah: Orang-orang bodoh dan buta penglihatannya, tidak melihat kepada hakikat dunia, tidak mau menguak keburukan keadaan dan tempat kembalinya. Dunia keluar bersama mereka dengan perhiasannya, maka duniapun membelitnya dengan fitnah. Kepada dunia ia merasa kekal. Dengan dunia ridho. Kepadanya ia merasa tenang sehingga sampai melalaikan dirinya dari Alloh ta‘âlâ, menyibukan dirinya dari mengingat dan ketaatan kepada Alloh. Mereka lupa kepada Alloh maka Allohpun menjadikan ia lupa kepada dirinya sendiri, mereka itulah orang-orang fasik.
Wahai wanita muslimah…bertakwalah kepada Alloh dan lihatlah dunia dengan pandangan yang benar, tidak berlebihan atau terlalu meremehkan.
Ambillah dari dunia kebaikan-kebaikan yang Alloh halalkan bagimu, tetapi tetap terukur, sehingga engkau tidak menjadi mangsa baginya.
Janganlah merasa sedih karena perhiasan dunia yang hilang. Jangan pula merasa senang dengan Alloh berikan kepadamu darinya.
Ambillah dari dunia dan nikmatilah. Tapi ingat, syaratnya pandanganmu tetap tertuju kepada akhirat.
Sesungguhnya wanita sholehah tidaklah memandang dunia kecuali sebagaimana yang Alloh  gambarkan di dalam kitab-Nya: Teks Arab “…perhiasan yang menipu.” Sebagaimana yang telah Rosululloh  sampaikan kepada kita: “Tidak seberat satu lembar sayap nyamuk…”.
Wanita sholehah adalah yang berusaha untuk menang dengan kenikmatan yang abadi. Kosongkankanlah jiwa dan hatimu dari semua bentuk kesetiaan kepada selain Alloh .
Waspadalah, jangan sampai dunia menjadi orientasimu. Sebab orientasi hakiki adalah orientasi di saat sakaratu `l-maut, ketika di alam kubur, ketika hari berbangkit.
Ibnu Mâjah meriwayatkan dari ‘Abdullôh, ia berkata: Aku mendengar nabi kalian  bersabda: Teks Arab “Barangsiapa menjadikan cita-citanya satu; cita-cita akhirat, maka Alloh cukupkan keinginan dunianya. Dan barangsiapa keinginan-keinginannya bercabang kepada keadaan-keadaan di dunia, Alloh tidak peduli pada lembah mana dia akan binasa.”
Aku keinginan kaya semakin menambah ketamakanmu
terhadap dunia, seolah engkau tidak akan mati
Apakah engkau punya tujuan ketika engkau kembali di suatu hari nanti
Pada tujuan itu kau katakan, “Cukup, aku telah dicukupi…”
Ali  berkata, “Siapa yang di dalam dirinya terkumpul enam sifat, ia pasti akan mencari surga dan lari dari neraka. Siapa yang mengenal Alloh, lalu iapun mentaati-Nya. Siapa yang mengenal syetan, maka iapun menentangnya. Siapa yang mengenal kebenaran, maka iapun mengikutinya. Mengenali dunia lalu menolaknya. Mengetahui kebatilan lalu mewaspadainya. Dan mengenal akhirat lalu mencarinya.”
DI MANA KAUM WANITA KITA SEKARANG DARI SEMUA INI?
Teks Arab “Belum tibakah saatnya bagi orang-orang beriman untuk tunduk hati mereka untuk mengingat Alloh serta kepada apa yang Dia turunkan berupa kebenaran…?
Syahdan…wahai wanita kaum muslimin.
Berhati-hatilah terhadap dirimu, pertama kali terhadap dunia dan perhiasannya.
Berhati-hatilah terhadap suami dan bapak kalian, jangan sampai kalian meminta tambahan dunia.
Betapa banyak rumah yang hancur, suami isteri bercerai, anak-anak diusir, lantaran tuntutan-tuntutan sepele yang isteri bersikukuh mendapatkannya. Keluarga berantem gara-gara hal itu. Sampai akhirnya menjadi penghancur bagi rumah tangga?
Ada seorang yang mengadukan isterinya kepada saya yang menuntut agar mengganti kasur rumah setelah pernikahan berjalan selama tiga tahun!!
Satu lagi mengadukan isterinya karena dibelikan emas setelah pernikahan keduanya baru berjalan beberapa bulan. Sebab ia terbiasa memakai emas di rumah ayahnya!!
Wanita yang satu lagi, ketika melihat saudarinya, atau isteri saudara-saudaranya sudah bisa membeli perhiasan duniawi, ia mulai mencari apa barang lain yang berbeda darinya.
Yang satu lagi merengek kepada suaminya sampai benar-benar melelahkannya, sampai ia membeli mobil, sampai mau mengajak dia dan anak-anaknya menghabiskan masa berlibur di luar negeri.
Demikianlah mata rantai tuntutan dunia yang tiada habis-habisnya, di mana itu berada di luar jangkauan kemampuan materi yang ia miliki. Sampai-sampai suami terpaksa menjual dan meminjam, sampai pada tingkatan ia tidak lagi memiliki pekerjaan selain capek dan lelah hanya untuk mencari harta, seolah ia diciptakan hanya untuk itu!!
Mengapa kecintaan kepada dunia dan syahwatnya begitu kelewatan pada diri kaum hawa?
Mengapa perasaan takut kepada Alloh dan beriltizam terhadap syari‘at-Nya hilang dari diri mereka?
Mengapa wanita berlari di belakang semua barang baru dan gemerlap?
Bukankah harta benda yang suci telah berubah menjadi sikap berlebihan yang dibenci, sampai-sampai setiap wanita sangat menginginkan harta simpanan yang beratnya dipikul paling banyak orang, mulai dari pakaian, perhiasan dan mode ?!
Bukankah fenomena medornisasi dan mode barat kini telah menjadi ukuran kemajuan kita, tanda kebahagiaan kita dan bukti tidak tertinggalnya kita dengan perkembangan zaman?!
Bukanlah kita telah mencela orang-orang yang tidak mau tunduk kepada arus penuh dosa ini dengan tuduhan ketinggalan zaman, kolot dan tertutup, bahkan tak jarang kita sebut mereka telah mengharamkan apa yang Alloh halalkan?!
Bukankan kita telah lenyap di balik slogan-slogan kelapangan dari hal-hal yang halal tanpa mau mencari hakikat sebenarnya serta memahami kandungan dari kakikat perkara yang Alloh halalkan dan haramkan sedangkan di sana ada niat tersembunyi di balik perkara baru ini?!
Bukankah penyimpangan telah mulai melangkah satu langkah, sampai munculah perbuatan telanjang, tabarruj, ikhtilâth, persamaan dan pelacuran dengan istilah baru?
Bukankah kita terlalu “enjoy” dengan hal itu dan bukankah kita telah condong kepada dunia?!
Dengan ini saya tidak ingin mengekang kaum wanita. Saya hanya menginginkan agar wanita sadar akan peran yang harus dia jalankan, mengetahui kepentingan dia yang sebenarnya. Tidak terjerumus di belakang syetan manusia dan jin yang ingin mengeluarkannya dari kepribadiannya yang hakiki serta dari perannya yang benar.
Saya ingin agar kita tidak rugi di akhirat dan agar kita ingat akan hari perhitungan.
Saya ingin seorang muslimah bersikap seimbang antara tanggung jawab dia di hadapan Alloh l dan antara tuntutan-tuntutan dunia.
Saya ingin agar wanita muslimah bersikap seimbang antara keinginannya terhadap dunia yang tak terkendali dan angan-angan dia berjud harta dan perhiasannya, dan antara apa yang ada di sisi Alloh  berupa kenikmatan abadi.
Saya ingin agar wanita muslimah bersikap seimbang antara dunia beserta isinya dengan saat-saat kematian.
Robbnya pasti akan menanyakan kepadanya di hari esok mengenai semua ini. Di hari ketika harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat, kecuali yang datang kepada Alloh dengan membawa hati yang selamat.
Semoga saja, wanita sholehah yang mengharapkan perjumpaan dengan Alloh dan negeri akhirat adalah yang sadar akan peran dia yang sebenarnya di dalam kehidupan ini. Ia bersikap terhadap jiwanya dengan sikap berfikir, menghitung dan mengoreksi, sehingga ia tetap konsis berada di atas jalan yang benar menuju jannah robbu `l-‘Âlamîn.
Semoga juga, dia mengenali jerat-jerat syetan serta serangan-serangan arus jahiliyah yang kotor, berikut dengan seragamnya, perangkat dan alat penipunya, lantas ia menjauh dari perbuatan-perbuatan syubhat.
Semoga, dia mengenali bahaya sikap kalah terhadap perkara-perkara sepele dan kecil, serta hal-hal yang mengikutinya berupa ketergelinciran dan bahaya yang mengancam keislaman.
Sesungguhnya, bersikap longgar dan menurut kepada tradisi jahiliyah, di dalam urusan penampilan, cara pandang dan pakaian, atau dalam kondisi tertentu, merupakan awal mula ketergelinciran yang bahaya bagi perjalanan wanita muslimah.
PASAL:
DI MANA WANITA MUSLIMAH DARI SIKAP QONA‘AH?
Sesungguhnya qona‘ah ~wahai wanita muslimah~ adalah kebaikan seluruhnya. Ia merupakan sebab tergapainya kebahagiaan dan ketenangan di dalam diri, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan.
Sesunggunya wanita yang tidak merasa qona‘ah dengan rezeki yang Alloh berikan dan selalu melongok kepada harta benda duniawi, sering melelahkan suaminya hanya gara-gara urusan tersebut, ia akan merobohkan rumah yang ia diami dan memberikan tempat bagi syetan di dalam dirinya sehingga ia menjadi pengikutnya sampai iapun binasa.
Relalah dengan apa yang Alloh bagikan kepadamu, niscaya engkau menjadi manusia paling bahagia.
Sebagian orang arif mengatakan, “Hai anak Adam, jika kalian menempuh jalan qona‘ah, maka barang paling sedikitpun cukup bagimu. Jika tidak, maka sesungguhnya dunia beserta isinya tidaklah cukup bagimu.”
Sesungguhnya qona‘ah itu menyempurnakan sikap ridho dan bahagia serta ketenangan di dalam jiwa, mewariskan kemuliaan bagi pemiliknya sehingga ia tidak mau menerima kehinaan, tidak mau melakukan yang haram dalam rangka memperbanyak hasil-hasil harta.
Dikatakan kepada Ibnu Abbas, “Sesungguhnya si fulan meninggalkan sekian dan sekian ribu.” Maka beliau mengatakan, “Tetapi semua itu, demi Alloh, tidak tersisa baginya.”
Sesungguhnya harta yang melimpah dan barang-barang yang membanggakan tidak selalunya menjadi nikmat. Tetapi tak jarang ia malah menjadi fitnah. Oleh karena itu, bersikap qona‘ahlah dengan apa yang Alloh berikan kepadamu dan cintailah akhirat.
Qona‘ah bukan berarti kemalasan dan meninggalkan keinginan-keinginan, sekali-kali bukan seperti itu. Sesungguhnya mencari rezeki dan melihat kepada kelapangan hidup bagi keluarga, kerabat, bagi para penuntut ilmu dan mujahid fi sabilillah adalah perkara yang baik.
Akan tetapi yang kami maksud di sin adalah jangan sampai kesenangan dia dalam mencari harta membawanya kepada kehinaan, atau terjerumus ke dalam perkara yang haram, atau menyepelekan kemuliaannya, atau melupakan Alloh, atau malas dalam berbuat taat.
Sesungguhnya wanita di zaman sekarang ~selain yang dirahmati Alloh~ mulai menyembah kepada mode, terbujuk oleh aksesoris-aksesoris. Padahal Nabi  telah menjelaskan bahwa ketergantungan wanita dengan penampilan dan perhiasan dari sutera dan aksesoris merupakan sebab kebinasaan di dunia maupun di akhirat.
Adapun di dunia: Dari Abû Sa‘îd  bahwasanya Nabi Alloh  pernah menyampaikan sebuah khutbah kemudian beliau memanjangkannya. Di sana beliau sebutkan mengenai urusan dunia dan akhirat. Maka beliau menyebutkan bahwa yang pertama kali membinasakan Bani Isro’il adalah ketika itu ada seorang wanita fakir yang memaksakan diri menggunakan pakaian orang kaya.
Adapun di akhirat: Maka sesungguhnya ketika wanita sibuk dengan kain sutera dan emas dari ketaatan kepada robbnya, hal itu akan menghalanginya dari ketinggian derajat yang semestinya ia peroleh di jannah. Dari Abû Huroiroh  ia berkata, Rosululloh  bersabda: Teks Arab “Celakalah wanita lantaran Al-Ahmaroin: Emas dan perak.”
Oleh karena itu, wahai hamba Alloh, bertakwalah kepada Alloh l, dampingilah suamimu dengan sikap qona‘ah, janganlah terlalu memperhatikan kepada harta benda dunia yang dimiliki orang lain. Sebab sesungguhnya dunia itu ~demi dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya~ hanya pandangan-pandangan remeh. Janganlah engkau menyibukkan dirimu dengan [kurang hal. 61 dari para wanita kerabat maupun tetangga, atau ingin mengerti terhadap persaingan dalam mengoleksi benda-benda yang hanya bersifat pelengkap. Dunia itu sudah mendekati masa habis, akhiratpun sudah berangsur-angsur tiba, tetapi salurkanlah harta yang kau miliki untuk berinfak di jalan Alloh l sehingga harta itu tidak menjadi penjerat bagimu kelak di hari kiamat.
PASAL:
BISIKAN DI TELINGA PARA AKHWAT YANG MEMILIKI KOMITMEN TERHADAP AGAMA ALLOH:
Berhati-hatilah, jangan sampai engkau melakukan persaingan-persaingan sampingan menggunakan istilah apapun dengan saudari-saudarimu yang lain. Mungkin dalam hal koleksi barang-barang sekunder maupun banyaknya anggaran belanja untuk urusan dunia. Sebab engkau adalah contoh bagi yang lain, maka berhati-hatilah, jangan sampai contoh itu jatuh di hadapan manusia sehingga engkau menjadi penyebab menjauhnya manusia dari agama Alloh serta tidak mau berpegang teguh kepadanya.
Orang ketika menyaksikan ada wanita juru mimbar yang fasih berbicara , atau sebagai da‘i yang ulet, atau ia adalah orang tekun menghafal Al-Qur’an dan mencari ilmu syar‘i, tapi di saat yang sama ia adalah wanita yang paling tamak dalam urusan dunia, tentu akan timpang neraca-neraca penilaian terhadap sesuatu dan mereka pasti akan menjauh dari jalan yang benar untuk tetap beristiqomah di atas agama.
Wahai yang suka memberi nasehat kepada manusia, kini engkau tertuduh
Di saat engkau mencela orang dalam urusan-urusan yang engkau sendiri melakukannya
Engkau begitu bersungguh-sungguh menasehati mereka
Padahal berbagai marabahaya ~aku bersumpah~ engkau sendiri yang mengetam
Engkau cela dunia dan orang yang cenderung kepadanya
Sementara engkau sendiri adalah yang paling cinta dunia
Sesungguhnya seorang wanita muslimah yang da‘i jauh lebih banyak berbuat untuk dakwahnya dengan tingkah lakunya daripada dengan kata-kata, petuah dan pelajaran yang ia sampaikan di masjid. Sebab manusia itu selalunya memandang sosok para da‘i sebagai contoh yang hidup bagi dakwah itu sendiri. Dan mereka lebih terkesan dengan tingkah laku nyata mereka melebihi terkesannya mereka dengan kata-kata, khutbah atau majelis-majelis yang mereka adakan.
Karenanya, wanita muslimah harus hati-hati, jangan sampai perbuatan menyelisihi perkataanya. Sebab jiwa itu dikodratkan untuk tidak mau mengambil faedah dari perkataan orang yang tidak mengamalkan ilmunya, yang perbuatannya tidak sesuai dengan perkataannya. Oleh karena itu, Syu‘aib  mengatakan kepada kaumnya: Teks Arab “Dan aku tidak ingin menyelisihi kalian dalam urusan yang aku larang bagi kalian…”
Sesungguhnya ketika wanita sholehah melaksanakan perintah Alloh l, dan menjauhi larangan-Nya, maka ia telah menjadi salah satu bagian dari Islam. Manusia akan melihat keindahan, keagungan dan kebaikan Islam dari dirinya, dalam perbuatan dan pergaulannya.
Hai orang yang mengajari orang lain
Kenapa tidak dirimu saja yang berhak mendapat pengajaran
Engkau berikan resep obat kepada orang sakit dan
pengidap penyakit, supay ia sehat. Padahal engkau sendiri sakit
Kami lihat engkau memperbaiki akal kami dengan petunjuk
Sementara engkau sendiri tidak memiliki kelurusan
Janganlah kau larang satu perbuatan yang engkau melakukan seperti itu
Alangkah besar aibmu jika engkau melakukannya
Sebagian da‘i mengatakan, “Kalai sikap komitmen dan istiqomah tertanam dalam diri seseorang, pasti ia cukup menjadi da‘i dengan perbuatannya, meskipun ia tidak berbicara dalam berdakwah dengan kata-kata.”
Sesungguhnya perhatian kepada sosok tauladan sangatlah berasa. Oleh karena itu, muslimah yang istiqomah di atas agamanya harus benar-benar memperhatikan urusan yang satu ini. Sebab dia adalah sosok tauladan bagi para pengikut yang berada di sekelilingnya. Perbuatannya haruslah lebih mendalam dalam menterjemahkan akidah dan keistiqomahannya di atas agama daripada perkataannya. Sebab tingkah laku itu lebih berpengaruh daripada kata-kata.
Dari sinilah, ketika seorang Imam dari Mesir, Laits bin Sa‘d, berkeinginan untuk melakukan perbuatan yang bukan paling utama yang menghilangkan semangat, maka Imam dari Madinah, Yahyâ bin Sa‘îd Al-Anshôrî mengatakan kepadanya, “Jangan lakukan itu, sebab engkau adalah orang yang dipandang.”
Dikatakan: “Orang yang tidak bisa memberikan didikan dengan (hanya) melihatnya, maka ketahuilah ia bukan seorang pendidik. Siapa yang tidak menjadikanmu senang dari kejauhan, maka ketahuilah bahwa tidak ada kebaikan dalam dirinya. Dan jangan terlalu bersikeras untuk mencium aromanya.”
Seorang muslimah yang keistiqomahan dan dakwahnya tulus, kewibawaan imannya terus membesar dan selalu meningkat selama ia rasa takutnya kepada Alloh l meningkat.
Asy-Syâfi‘i v berkata, “Siapa yang menasehati saudaranya dengan perbuatannya, maka ia adalah seorang pemberi petunjuk.”
Al-Wâhid bin Ziyâd mengatakan, “Tidaklah Hasan Al-Bashrî mencapai tingkatan yang ia capai sekarang melainkan karena ketika ia menyuruh manusia melakukan sesuatu, dialah yang paling pertama melakukannya. Dan jika ia melarang dari sesuatu, dialah yang paling jauh darinya.”
Sekarang, lihatlah wahai wanita muslimah, bagaimana sebuah contoh itu sampai pada tingkatan seperti ini?
Coba renungkan, betapa penting dan mendesaknya urusan contoh ini.
Aku bersumpah, betapa banyak orang fakih mengatakan kepada manusia, Ini haram! Tetapi keharaman semakin terang-terangan dan terbuka, selama ia tidak berbicara kecuali dengan bahasa kitab, tidak pandai menghubungkan antara jiwa dan syara‘. Ia telah kehilangan kekuatan yang menjadikannya sebagai ruh tempat ruh-ruh yang lain bergantung kepadanya, dan meletakkannya di tengah manusia pada posisi yang menurut mereka seolah baru saja datang dari surga dan kembali ke surga lagi dalam sekejap saja.
Orang fakih yang bergantung dengan harta dan keinginan-keinginan nafsu, tidak punya keinginan selain bertambahnya harta dan syahwat, tidak menjadikan keinginannya selain bertambahnya rezeki dan jatah duniawi, adalah orang fakih yang rusak sosoknya dalam benak manusia. Ia memahamkan kepada orang sesuatu yang pertama kali seharusnya tidak mereka fahami darinya.
Ringkasnya, hanya tauladan sajalah ilmu kehidupan itu.

Komentar
  1. YUDHI ANGGARA mengatakan:

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Abu Bakr Muhammad Ibn Yahya al-Saigh

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Abu Ali bin Ahmad bin Muhammad bin Yaakub bin Maskawaih

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Abu All Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham.
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Abu Musa Jabir Ibn Hayyan

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Badi’uzzaman atau Sa’id bin Mirza
    dilahirkan pada tahun 1876 (1294H) di Nurs

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu Walid Muhammad Ibnu Ahmad
    lahir di Kardova pada tahun 1126

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu Hamid Ibnu Muhammad al-Tusi al-Ghazali
    dilahirkan di Tus, Pars! pada tahun 450 Hijrah

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu Nasr Muhammad Ibnu Muhammad Ibnu
    Tarkhan Ibnu Uzlaq Al Farabi. Beliau lahir pada tahun 874M (260H)

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu Bakr Muhammad ibn Abdul Malik ibn
    Muhammad ibn Muhammad ibn Tufail al-Qisi

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Shams al-Din Abu ‘Abd Allah Muhammad bin
    Abu Bakr bin Sa’ad, lahir pada 7 Safar 691H
    bersamaan 9 Januari 1292M di Damsyik
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu al-Raihan Muhammad ibn Ahmad al-Biruni.
    Beliau dilahirkan pada tahun 362 H (973 M)
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu Bakar Muhammad bin Zakaria al-Razi, lahir pada tahun 236H bersamaan 850M.
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA Abu Ali al-Hussian Ibnu Abdullah ( IBN SINA). dilahirkan pada tahun 370 Hijrah bersamaan dengan 980 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA
    SHOLLAITA ALAA (Ibn Khaldun ) Wali al-Din Abd al-Rahman bin Muhammad bin Abu Bakar Muhammad bin al-Hasan lahir di Tunis pada 1 Ramadan 732H

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN GREISK MAULANA MALIK IBRAHIM.
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN AMPEL (RADEN RAHMAT.
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN BONANG
    (RADEN MAKDUM IBRAHIM )
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN DRAJAT
    (RADEN QOSIM)
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN KUDUS
    (HAFFAR SHADIQ)
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN GIRI
    (RADEN PAKU )
    AINUL YAQIN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN KALIJAGA
    (RADEN SAID)
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN MURIA
    (RADEN UMAR SAID
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA SUNAN GUNUNG JATI
    (SYARIF HIDAYATULLOH)

    JAKARTA 15 JUNI 2008
    DEWAN PENGURUS CABANG
    KONTAK BUDAYA KOMUN8KASI INDONESIA
    KOTA DEPOK
    (DPC KOBUKI kOT.DEPOK)
    YUDHI ANGGARA
    KANSELIR DPC KOBUKI DEPOK
    HP : 02194163136
    KAMI YANG BERTANDA TANGAN DIBAWAH INI
    TURUT MENDUKUNG :
    . Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
    Didirikan: Jakarta, 20 Mei 2002
    Asas: Marhaenisme Ajaran Bung Karno
    Ketua Umum: DM Sukmawati Soekarnoputri
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 24 provinsi
    2. Partai Buruh Sosial Demokrat
    Didirikan: Jakarta, 1 Mei 2001
    Asas: Pancasila dan UUD 1945
    Ketua Umum: Muchtar Pakpahan
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 22 provinsi
    3. Partai Bulan Bintang
    Didirikan: Jakarta, 17 Juli 1998
    Asas: Islam
    Ketua Umum: Hamdan Zoelvan
    Keterangan: Electoral Threshold
    4. Partai Merdeka
    Didirikan: Jakarta, 10 Oktober 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Adi Sasono
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 22 provinsi
    5. Partai Persatuan Pembangunan
    Didirikan: Jakarta, 5 Januari 1973
    Asas: Islam
    Ketua Umum: Hamzah Haz
    Keterangan: Electoral Threshold
    6. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan
    Didirikan: Jakarta, 23 Juli 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: M Ryaas Rasyid
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 23 provinsi
    7. Partai Perhimpunan Indonesia Baru
    Didirikan: Jakarta, 23 September 2002
    Asas: Keadilan, Demokrasi, dan Kemakmuran
    Ketua Umum: Sjahrir
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 22 provinsi
    8. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan
    Didirikan: Jakarta, 27 Juli 2002
    Asas: Marhaenisme Ajaran Bung Karno
    Ketua Umum: Eros Djarot
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 21 provinsi
    9. Partai Demokrat
    Didirikan: Jakarta, 9 September 2001
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: S Budhisantoso
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 25 provinsi
    10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
    Didirikan: Jakarta, 9 September 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Jend TNI (Purn) Edi Sudrajat
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 23 provinsi
    11. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
    Didirikan: Jakarta, 10 Januari 2003
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: H Dimmy Haryanto
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 21 provinsi
    12. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
    Didirikan: Jakarta, 5 Maret 2003
    Asas: Islam
    Ketua Umum: KH Syukron Ma’mun
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 22 provinsi
    13. Partai Amanat Nasional
    Didirikan: Jakarta, 23 Agustus 1998
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Soetrisno Bachir
    Keterangan: Electoral Threshold
    14. Partai Karya Peduli Bangsa
    Didirikan: Jakarta, 9 September 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Jend TNI (Purn) HR Hartono
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 23 provinsi
    15. Partai Kebangkitan Bangsa
    Didirikan: Jakarta, 23 Juli 1998
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Alwi Abdurrahman Shihab
    Keterangan: Electoral Threshold
    16. Partai Keadilan Sejahtera
    Didirikan: Jakarta, 20 April 2002
    Asas: Islam
    Ketua Umum: Tifatul Sembiring
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 23 provinsi
    17. Partai Bintang Reformasi
    Didirikan: Jakarta, 20 Januari 2002
    Asas: Islam
    Ketua Umum: KH Zainuddin MZ
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 23 provinsi
    18. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    Didirikan: Jakarta, 10 Januari 1973
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri
    Keterangan: Electoral Threshold
    19. Partai Damai Sejahtera
    Didirikan: Jakarta, 1 Oktober 2001
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Ruyandi Hutasoit
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 21 provinsi
    20. Partai Golongan Karya
    Didirikan: Jakarta, 20 Oktober 1964
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Jusuf Kalla
    Keterangan: Electoral Threshold
    21. Partai Patriot Pancasila
    Didirikan: Jakarta, 1 Juni 2001
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: KRMH Japto S Soerjosoemarno
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 21 provinsi
    22. Partai Sarikat Indonesia
    Didirikan: Surabaya, 17 Desember 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: H Rahardjo Tjakraningrat
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 22 provinsi
    23. Partai Persatuan Daerah
    Didirikan: Jakarta, 18 November 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Oesman Sapta
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 21 provinsi
    24. Partai Pelopor
    Didirikan: Jakarta, 29 November 2002
    Asas: Pancasila
    Ketua Umum: Rachmawati Soekarnoputri
    Keterangan: Lolos verifikasi faktual di 21 provinsi
    DAFTAR NAMA SEMENTARA PARTAI POLITIK YANG MENGAJUKAN BERKAS PERMOHONAN PENDAFTARAN PENDIRIAN PADA DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI TAHUN 2004 dan 2007
    1. PARTAI GENERASI
    K : WALI YUNUS, SR
    S : H.JUMALA
    B : belum tercantum dalam susunan pengurus.
    Jl. Kayumanis Raya No. 6 Condet – Balekambang Jakarta Timur 13530
    Telp.80871873 Fax.80871873
    2. PARTAI INDONESIA MUDA BANGKIT
    K : Ir. MOHAMAD DJATI AJIS
    S : DARONO PROJO SOETIKSNO, SE
    B : Ir. PUNGKI PURNOMO SLAMET M. ENG
    MENARA SUPRA, Lantai 8 Jl. Letjen. S. Parman Kav. 76 Slipi Jakarta Barat.11411
    Telp. (021)35666028 Fax. (021)53666030
    3. PARTAI INDONESIA MAJU
    K : Prof.DR.KH. NURULLAH MARZUKI, Phd
    S : H. JUMALA
    B : H. ASNAWI AZIS
    JL. Satria Raya No. 88 Pulo Gadung Jakarta Timur,
    TELP. (021) 4713180,4896949, FAX (021)4786616
    4. PARTAI NUSANTARA INDONESIA
    K : IIM SARKIM, MSc
    S : MOHAMMAD GOLAM ADITIA
    B : Ir. NUR CHOLIS
    Jl. Tanah Abang I No.12 Jakarta Pusat Telp. / Fax : (021) 3860587
    Sekretariat : Jl. Abdul Muis No. 68 Telp. (021) 3505046
    Pindah alamat :
    Jl. Andong Raya No. 1 RT5/RW 7 Kelurahan Kotabambu Selatan, Kec Palmerah
    Jakarta Barat, Telp. 021-5689136
    5. PARTAI ISLAM PERSATUAN
    K : Prof.Dr. KH. JAILANI SITOHANG, SH
    S : Drs. H.J. HAMZAH
    B : DASRIL SYAMSUDIN
    Jalan Duyung III / IIA Rawamangun Jakarta Timur 13220
    Telp. 021-47869642, HP. 081317688306
    6. PARTAI SOLIDARITAS BURUH
    K : SAMUEL EJ MINTJE, M.MIN
    S : Drg. DIAH INDRIASTUTI, Sp. RKG
    B : JOHN SUKANTO SIDAURUK, SH
    Jalan Manggarai Selatan VIII No. 181 C Manggarai , Jakarta Selatan
    Telp. 021-70382213, 9178192, Fax 021-9178192
    7. PARTAI BURUH
    K : DR. MUCHTAR PAKPAHAN, SH. MA
    S : SONNY PUDJISASONO, SH. MM
    B : SYAIFUL ANWAR ‘
    Jl. Tanah Tinggi II No.44 B Kec. Johar Baru Jakarta Pusat,
    Telp. 021- 42802561, Fax 021- 4280257
    8. PARTAI REPUBLIKU
    K : LAKSDYA TNI Purn WAHYU SASONGKO, S.Sos, MM
    S : DR. TONY P. TAMBUNAN, SE, MBA
    B : Ir. WIDOYOKO HEKSANTO
    Jl. Letjen Suprapto No. 38, Cempaka Putih, Jakarta Pusat
    Telp. (021) 4288 3860, Fax. (021) 4288 3861
    9. PARTAI MURBA INDONESIA
    K : Drs. H. KUSRIN, SH. MA
    S : Ir. MATHIAS J LADO
    B : SRI WIDODO SUROSO
    Jalan Condet Raya No. 101 Kel. Bale Kambang RT. 06/02 Kec. Kramat Jati Jakarta Timur
    Telp.8002285, 87706921, HP. 081513887840
    10. PNI MASSA MARHAEN
    K : MOH GEMPAR SOEKARNOPUTRA, SH
    S : Drs. WING ISKANDAR
    B : REAPELT AHARISTIAN KAIRUPAN
    Jl. Menteng No. 1 E Kelurahan Jagakarsa Lenteng Agung Jakarta Selatan- 16210
    Telp. 021- 78886178
    11. PNI MARHAEN
    K :ANDI BASO AMIR, MBA
    S : DAVID PESTAMEN NAPITUPULU
    B : REAPELA KAIRUPAN
    Jl. Kalisari, Caraka Buana II No. 6 Cijantung IV Jakarta Timur
    Telp/ Fax : 021-8711142
    12. PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL
    K : BRIGJEN (PURN) TARIDA HASAHATAN SINAMBELA
    S : ANTON ODJAK SIHOTANG
    B : DOKTOR SIHAR SITORUS
    Jl. Pahlawan Revolusi No. 147 Pondok Bambu, Jakarta Timur
    Tel. 86600230- 86600284
    13. PARTAI SOLIDARITAS NASIONAL
    K : HARSONO BADAI SAMODRA
    S : DRS. ACHMAD HAFIED
    B : ENDANG ASTUTIK, SE
    Jl. Lenteng Agung RayaNo-41B Jakarta Selatan 12610
    Telp(021)78888161Fax(021)78888337
    14. PARTAI BELA NEGARA
    K : EDDY HARTAWAN SISWONO
    S : HERMANSYAH M. NOOR
    B : HENGKY WIJAYA
    Jl. Raya Pintu Air Raya No28A Jakarta Pusat
    Tlp.(021)3504247Fax.(021)3810548
    15. PARTAI KRISTEN DEMOKRAT
    K : MICHAEL H LUMANAUW
    S : SONNY WUISAN
    B : ROBERT ROLLIES PURBA
    Jl. Letjen. Soeprapto No. 100 Jakarta Pusat
    Telp.(021)4262119
    16. PARTAI ORDE BARU
    K : Drs. H. ZAUFI LUBIS
    S : Mhd. DEDE HERDIANSYAH Nst, SH
    B : JAMILAH
    Jl. Perdatam Raya No. 54 C Jakarta 12770
    Telp. 7943075 Fax. 7943236
    17. PARTAI SATRIA PININGIT
    K : DR. ACHMAD SAEFUDINNUR
    S : Prof. DR. HARYONO, MBA
    B : H. ASEP CHAERUDIN
    Jl. Buncit Raya Ujung No. 1A Ragunan Jakarta Selatan
    Tlp.(62-21)7807647, 78841533, Fax.(62-21)78832290
    18. PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN
    K : H. ROY BB JANIS, SH, MH
    S : KRHT. H. DIDI SUPRIYANTO, SH
    B : TJIANDRA WIDJAJA
    Jl. Sisingamangarja No. 21 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12120,
    Tlp.(62-21)7264705, 7253151, 7208J Fax.(62-21)7208374, 7262867
    19. PARTAI BINTANG BULAN
    K : HAMDAN ZOELVA, SH, MH
    S : YASIN ARDHY, SH
    B : NOOR MUHAMMAD, SE
    Jl. Raya Pasar Minggu KM. 18 No. 18 Jakarta Selatan
    Tlp.(021)79180734 Fax. (021)79180765
    20. PARTAI KRISTIANI INDONESIA
    K : PADMONO SASTROKASMOJO, S.Th
    S : MALKAN BOUW, SH
    B : WAHAB WAHYUDI
    Komplek Sinar Kasih Rt.001/002 Blok A Jalan Agape No. 19 Jatimakmur Pondok Cede
    Telp.(021)8460986Fax.(021)4206553
    21. PARTAI NASIONAL
    K : DAVID PESTAMAN NAPITUPULU
    S : JAK TUMEWAN, SE
    B : ANDI ASLINA
    Patra Office Tower 15th Floor, Suite 150B, Jl. Gatot Subroto Kav. 32-34 Jakarta 12950
    Telp. 62-21.70043119 Fax. 62-21.52906871
    22. PARTAI DAMAI SEJAHTERA INDONESIA
    K : GIDEON MAMAHIT, SH
    S : HERMANUS B GINTING
    B : ARTHABAN ARIANTO
    Jl. Pondok Kelapa LA Blok A.3/24 RT.001/04 Kel. Pondc Kelapa Duren Sawit – Jakarta Timur
    23. PARTAI DEMOKRASI INDONESIA
    K : H. MENTIK BUDIWIYONO
    S : Ir. SUTRISNO RACHMADI SOETARMO
    B : Hj. LASMIDARA, SH
    Jl. Letjen Soeprapto No. 22 – G Cempaka Putih Jakarta Pusat
    Telp.(021)42803281 Fax. (021) 4200838
    24. PARTAI PEMBAHARUAN DAMAI SEJAHTERA
    K : VICTOR E. SAERANG
    S : BAMBANG GINTING, SH
    B : LUKAS WAHYU UTOMO
    Jl. Tole Iskandar Raya, Ruko Sukmajaya No. 11 Depok II Tengah, Kota Depok 16412
    TeIp.(+6221)77829276Fax.(+6221)77829277
    25. PARTAI RAKYAT MERDEKA
    K : H. ABD. AZIS HALID, SE, MM
    S : HASANNUDIN M. KHOLIL, SIP
    B : HJ. DIANA DEWI, SE
    Jl. Mampang Prapatan XII No. 6 Jakarta Selatan 12790
    Telp./Fax. (021)7991439
    26. PARTAI DEMOKRAT SEJAHTERA
    K : HENDRIK AJOB RURU
    S : JERNIHMAN GULO
    B : SJANE DUMALANG
    Jl. H. Kamang No. 28 Pondok Labu Cilandak – Jakarta Selatan
    Telp./Fax. (021)
    27. PARTAI KEMERDEKAAN RAKYAT
    K : ALMA SHEPARD SUPIT
    S : BAMBANG SUSANTO
    B : MICHAEL TJAHJADI
    1. Jl. Gajah Mada No. 153 (Lt II) Jakarta Barat
    2. Jl. Pilin No. 5 R Jembatan Dua Jakarta Utara
    Telp. (021) 68642428, 6612288, Fax (021) 6616317
    28. PARTAI KARANG BAJA SEJAHTERA
    K : ANTORI DASIHAN SH.,MH
    S : SURYANSYAH
    B : FREDDIANSYAH HARAHAP
    JL. Masjid Al-Khairot No. 02. Rt.16 Rw.03 Batu Ampar III Kelurahan Batu Ampar. Kecamatan Kramat Jati-Jakarta Timur .
    Tlp./ Fax : (021) 9234697, Email : Karang baja sejahtera@yahoo.com
    29. PARTAI INDONESIA SEJAHTERA
    K : H. BUDIYANTO DARMASTONO, SE
    S : Drs. ROY H. RITONGA, S.Th
    B : ZAKARIANI SANTOSO
    JL. Slamet Riyadi Raya No. 19 Matraman, Jakarta Timur
    Telp. (021) 8513890, 8512690, 8512686, Fax (021) 8512686
    30. PARTAI KEDAULATAN
    K : H. IBRAHIM BASRAH, SH
    S : SHIRATO SYAFEI
    B : MALIK ABDUL KADIR, MM
    JL. Cempaka Raya No. 1 Cempaka Putih, Jakarta Pusat
    Telp. (021) 4209032; Fax. (021) 4209032
    31. PARTAI KARYA PELITA SOEHARTO
    K : PANDARA HR
    S : SALADIN PADANTA RANGKUTI
    B : MURSIN
    Bekasi Regensi II, Jl. Cermai V No. 9, Cibitung- Bekasi
    Telp/HP : 081585456095, 08161633235
    32. PARTAI KEBANGKITAN NASIONAL ULAMA
    K : DRS. H. CHOIRUL ANAM
    S : H. IDHAM CHOLIED
    B : RIDWAN ZAI
    Jl. Kramat VI No. 8 Jakarta Pusat 10430
    Telp. (021) 31923717, Fax (021) 3905686
    33. PARTAI KEBANGSAAN
    K : DR. KRH. SUPRAYITNO K. MBA
    S : JAK T.W. TUMEWAN, SE
    B : SRI SULARTINI, SE., Ak
    Jl. Gatot Subroto Kav. 32-34 Jakarta 12950
    Phone: 62-21-70043119, Fax : 62-21-52906871, Hp: 081806561426/ 08159549409
    E-Mail : kebangsaan@telkom.net
    34. PARTAI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI)
    K : RMH. HEROE SYSWANTO Ns. (Sys Ns)
    Wakil Sekjen : BUDI SANTOSO
    B : DODI PREMADI
    Jl. Cipaku V No. 15 Rt. 006 Rw. 005, Kel. Petogogan, Kec. Kebayoran Baru. Jakarta Selatan
    Telp. (021) 70 993 187, Fax : (021) 70 233 187
    E-mail : dpp@partainkri.or.id
    http://www.partainkri.or.id
    35. PARTAI PERHIMPUNAN KEBANGSAAN Berubah nama menjadi PARTAI HATI NURANI RAKYAT (HANURA)
    K : JEND TNI (PURN) H. WIRANTO, SH
    S : H. YUS USMAN SUMANEGARA, SE.,MBA.
    B : BAMBANG SUJAGAD, SE.,MM
    Jl. Proklamasi No : 69 Menteng Jakarta Pusat
    Telpon / Fax : 021-3921785 – Fax 021-3921790
    Permohonan perubahan nama Tgl. 7 Desember 2006 No. 64/Sek-DPP/P4/PK/XII-06
    Berubah Alamat :
    Jl. P Diponegoro No. 1 Kel Menteng , Kec Menteng, Jakarta Pusat
    36. PARTAI INDONESIA MADANI
    K : H. EDY SUSANTO, SH.,MH,MM
    S : Ir. H. SYAIFUL AZRI, MM
    B : FD WIDODO, SE
    Jl. Kramat Raya No. 25 Jakarta Pusat
    Telp. (021) 3200228; Fax (021) 39835606
    37. PARTAI GARUDA
    K : Drs. H. ABDUL MALIK MOHAMAD RAZIF
    S : Ir. TUBAGUS SUFYAN
    B : DR. H . MOHAMMAD NASRUN
    Jl. Tebet Timur Dalam VII No. 8 RT 006 RW 006 Kel Tebet Timur, Kec Tebet Jakarta Selatan
    Telp/ Fax (021) 8290080
    38. PARTAI KEMAKMURAN
    P : ABDUL BASIT H. YUSUF, SH
    S : RACHMAT IMANUDIN, BSc
    B : JHONY BAHTERA, SH
    Jl. Berlian II No. 7 Jakarta 10640
    39. PARTAI AMANAT PERJUANGAN RAKYAT (AMPERRA)
    K : DJABROS DJABARIN
    S : IKHSAN ALIAN
    B : AMIR SIREGAR
    Jl. Swadarma Raya No. 24 Rt. 018/003 Kel. Ulujami, Kec Pesanggrahan, Jakarta Selatan
    Telp (021) 585-3777
    40. PARTAI NASIONALIS BERSATU (PNB)
    K : EDDY TOEGINO
    S : DIDIN SYAEPUDIN, SE
    B : Ir. WAHYU INDAYATI
    Komp. R.S. Fatmawati Flat III No. 8 B, RT. 004/09, Kel. Cilandak Barat, Jakarta Selatan
    Telp. (021) 7669945-75915606, Fax. 7503460
    41. PARTAI PENGAMAL THAREQAT ISLAM NEGARA ISLAM INDONESIA
    P : MASYKUR LOAMENA, S. Ag. M. Ag, SH
    S : AMRULLAH SP
    Jl. Setuwisata Citayam Kampung Lio Rt. 001/08 No. 25 Kel. Pondok Terong Kec. Pancoran Mas Depok
    42. PARTAI PERSERIKATAN RAKYAT
    K : SYAIFUL BAHARI
    S : SUDARNO
    B : TEDDY WIBISANA
    Jl. Prof DR. Supomo No. 28 Tebet Jakarta Selatan
    Telp. /Fax : (021) 8370 5011
    43. PARTAI AMAN SEJAHTERA
    Jl. Raden Inten No. 8, Raden Inten Centre, Malaka Sari, Duren Sawit Jakarta Timur
    44. PARTAI SYARIKAT ISLAM INDONESIA
    K : H HARTONO HARSONO TJOKROAMINOTO, SH
    S : Ir. RIDZALUDDIN IMBAN
    B : SITI HAWA MAYUTI AMIN
    Jl.. Taman Amir Hamzah No. 2 Jakarta Pusat
    Telp. (021) 3904101
    45. PARTAI MATAHARI BANGSA
    K : IMAM ADDARUQUTNI
    S : AHMAD ROFIQ
    B : ARMYN GULTOM
    Jl. Bukit Duri Tanjakan Kav. 7 Tebet Jakarta Seltan
    Telp. (021) 68860381, 83785159; Fax (021) 83785159
    http://www.mataharibangsa.org
    pmb_pusat@yahoo.com
    46. PARTAI KEMAKMURAN RAKYAT
    K : Ir. KOMARDIN
    S : ABDULLAH DJAMALUDDIN, S.Si
    B : FIRMAN, SP
    Jl. Perserikatan No. 4 D Lt. 2 RT. 002/ 08 Rawamangun Kec. Pulo Gadung Jakarta Timur
    Telp. (021) 4892312; Fax (021) 4758235
    47. PARTAI PERMATA NUSANTARA
    K : AGUNG YULIANTO, SE
    S : SIGIT BUDI NUGROHO, S.Kom
    B : NANDOR, SE
    Jl. Pala 3 No 191 Kel Lubang Buaya Kec Cipayung Jakarta Timur 13810
    Telp. (021) 8412222 Fax (021) 8416262
    48. PARTAI SOLIDARITAS PEKERJA SE-INDONESIA
    Presiden Partai : Dr. H. RASYIDI
    S : LEONI BR
    B : Dra. SURTIKA YUDHAPRAJA
    Jl. Kayu Putih Utara IV No. 162, Pulomas Jakarta Timur
    Telp/ Fax : (021) 4898988 HP. 02170780237
    E-mail : dara-rasyidi@yahoo.com
    49. PARTAI PEMUDA INDONESIA
    K : HASANUDDIN YUSUF
    S : M. RIFAI DARUS
    B : MILA OKYAVIA
    Jl. Bunga Rampai IX No. 76 Duren Sawit Jakarta
    E-mail : partaipemudaindonesia@yahoo.co.id
    Telp : (021) 68728868 Fax : 8621179
    50. PARTAI PARADE NUSANTARA (*)
    K : H. SUDIR SANTOSO, SH
    S : SURJOKOTJO, SE
    B : KUMIAYI AGUNG SAPUTRA
    Komplek Sentra Pemuda Kav 6 Jl. Pemuda No. 61- Rawamangun, Jakarta Timur
    Telp/ Fax : (021)47864978-9/ (021) 47864977
    51. PARTAI RAKYAT INDONESIA (PARI)
    Berubah nama menjadi PARTAI BANGSA INDONESIA
    K : Drs. PJP GINTING, MM
    S : Ir. THOMAS ARIES PURJANTO
    B : EDDY SUNARTO, SH
    Jl. Moncokerto Raya I No. 30 Utan Kayu Selatan Matraman, Jakarta Timur
    Telp. (021) 8581256/ 08176329492 Fax (021) 8581256
    52. PARTAI KONGRES
    K : ZAKARIANI SANTOSO
    S : Drs. FACHRUDIN HASAN
    B : TRINARNI, SH
    Jln. Pramuka Raya 137, Jakarta Timur 13120
    Telp/ Fax : 021- 85902275
    53. PARTAI KEADILAN RAKYAT (PAKAR)
    K : MARAJO ELEON HUTAGAOL, SH
    S : Ir. WASHINGTON G. SIRAIT
    B : JOSO FIENE JOHAN, SE.,MM
    Jl. Pemuda Kav. 721 Rawamangun Jakarta Timur
    Telp. : 021- 68813488, Fax 021- 4614282
    54. PARTAI WALISONGO
    K : H BAMBANG MULYONO, SSi
    S : Ir. ANTO BAMBANGTJIPTO UTOMO
    B : IKE CHOERNIA ARISANTI, SE
    Taman Bougenville Blok F1 No. 3 Kel. Jati Bening Kec. Pondok Gede Kota Bekasi
    Telp. 021-71159644 Fax 021-8645865
    55. PARTAI SOSIAL DEMOKRAT
    K : H. A.Z. ARIFIEN SYAFE’I, SH
    S : Dr. RM. WAHJOE A. SETIADI, SH.,MH
    B : SAIBUN, S.Kom, MBA
    Jl. Ciledug Raya No. 71 Kebayoran Lama Jakarta Selatan
    Telp. 021- 72790620, 72798571. 70820965 Fax. 021-72790620
    Sekretariat Khusus:
    Graha Samali No. 31 B Lt.3 Room 301 Kalibata Jakarta Selatan
    Telp. (021) 7994475,7975639; Fax (021) 7975639
    56. PARTAI PERJUANGAN RAKYAT MISKIN DAN TERTINDAS
    K : MUHAMMAD MANSYUR
    S : SUBIYANTORO
    B : ROBI ANGGARA PUTRA
    Perum Bumi Lestari Jl. Cendrawasih 6 Blok H9 Tambun- Bekasi
    Telp. 021- 8827071
    57. PARTAI NUSA BANGSA
    K : JAMAL MIRDAD
    S : AMARNO Y WIYONO
    B : SOLO PATI ANDREAS SIMBOLON
    Jl. Bendi Besar No. 36 Tanah Kusir Kebayoran Lama Jakarta Selatan
    Telp (021) 7247174; Fax (021) 7806787
    58. PARTAI BARISAN NASIONAL
    K : Ir. SILO MARBUN
    S : Drs. SF REHATTA
    B : ANGKY GERUNGAN
    Jl. Gunawarman No. 32 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
    Telp. 021-72669588 Fax. 021 72669588/ 83791976
    59. PARTAI PEMBAHARUAN NASIONAL
    K : BENNY HANDOKO
    S : SUHARNO
    B : YOHANES HARYANTO
    Jl. M. Saidi Raya No. 20 Jakarta Selatan
    Telp . 021-71027844
    60. PARTAI PATRIOT
    K : YAPTO SOELISTIO SOERJOSOEMARNO, SH
    S : YUSRIL ANDI, SE
    B : JEANETTE GANDA TRESNA
    Jl. Manggis 12 A Ciganjur Jakarta
    Telp/ Fax : 021-7873109
    61. PARTAI NASIONAL INDONESIA
    K : AGUS SUPARTONO
    S :TJAHJO HADIANTO
    B : FIRDAUS JUVEN
    Jl. Sriwijaya II No.19 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
    Telp. (021) 70522073. 70552274; Fax (021) 7220017
    62. PARTAI INDONESIA RAYA
    K : DODOT MULYAWAN DARMOJO POETRO, SH
    S : TISNAYA IRAWAN KARTAKUSUMA, SH
    B : SETIAWATI FARIDA BUDHININGSIH, SH
    Jl. Ceger Raya No. 49 Jakarta Timur 113840
    Telp / Fax : 021-8445050
    Website : http:/pir.blog.com
    63. PARTAI NASIONAL PRIBUMI BERSATU
    K : H. SUHARDI SOMOMOE, SH
    S : TATAQ HARTJAHJO
    B : H. THAMRIN ANANG, SH
    Jl. Raden Saleh No. 91F Jakarta Pusat
    Telp : 021-3919565 Fax : 021-3161569
    64. PARTAI PEMBAWA DAMAI SEJAHTERA
    K : BONAR L SIMANGUNGSONG
    S : Brigjend TNI (Purn) ADOLF HERMAN MAMBU
    B : DEDY BUDIMAN
    Jl. Hayam Wuruk No. 68 Jakarta 11160
    Telp 021-6255565 Fax : 021-6255566
    65. PARTAI ISLAM INDONESIA MASYUMI
    K ; UMAR TUASKIKAL, SH
    S : Drs. H.T. HASBALLAH ALY, Msi
    B : NY. Hj. FATMAH NOOR SANTY
    Jl. Tali Raya, No. 10 Lt. 2-3 Slipi, Jakarta Barat – 11410
    Telp : (021) 5356783 Fax : (021) 5346713
    66. PARTAI NASIONAL DEMOKRASI KEADILAN SOSIAL
    K : Prof. DR.H.R.P BUDI KELANA SOSROSUBROTO,SH,MH
    S : MARCELLO ALEXANDRO PATTINA,SH,MH
    B : NINING YUANINGSIH, SE
    Jl. Asia Afrika Pintu IX. Gd STC Senayan Lt No. 1062-1063, Gelora Senayan Jakarta
    Tel / Fax : (021) 57936124, 71555556 Hp. 081380007666, 081387437777
    Email : partainasionaldemokrasikeadilansosial@yahoo.com
    67. PARTI BHAKTI PUTRA NUSANTARA
    K : SYAMSUDDIN ANGGIR MONDE
    S : TATAQ HARTJAHYO
    B : ADAM SUGIARTO, S.Pd
    Jl. Cikini Raya No. 91 F Jakarta Pusat
    Telp (021) 3919565, Faz : (021) 3181481
    68. PARTAI MASYARAKAT MADANI
    K :H.Drs. JUWARNO,Ak
    S : DEOFAVAN YULIANTO PUTRA, SH
    B : SRI WAHYUNI,SE
    Jl. Gading Elok Barat II Blok CC 1 No. 12 Kelapa Gading Permai Jakarta Utara
    Hp. 08561627504, 08158046018
    69. PARTAI REPUBLIKA NUSANTARA
    Presidium : LETJEN (PURN) DRS. H. SYAHRIR,MS.SE
    S : Drs. YUS SUDARSO, SH, MM
    B : MARIA M.FARIDA BOU
    Jl. Wijaya I No. 381 I Blok Q, Kebayoran Baru Jakarta Selatan
    Telp (021) 7232144, fax (021)7232112
    70. PARTAI RAKYAT NUSANTARA
    Belum dilampirkan kepengurusannya
    Jl. Sakti VII No. 2, Slipi Kemanggisan Jakarta Barat.
    Telp : (021) 53676736, 5438547
    71. PARTAI KARYA PERJUANGAN (PAKAR PANGAN)
    K : JACKSON W. KIMAAT
    S : MUH RODLI KAELANI
    B : DWINITA FEBY PURNAMAYANTI
    Jl. Proklamasi -45 Jakarta Pusat
    Telp ( 021) 98581945, 71116000
    Fax ( 021) 3916074
    72. PARTAI GOLONGAN PEMBERKAT PERSATUAN INDONESIA (PBPPI)
    K : Drs. DJAMANUMPAK RADJAGOEGOEK
    S : NOLDY SOMPOTAN,S.Th
    B : SHERLY TAMPI, SE
    Jl. Bima No. 12 RC Veteran Rt/RW 01/001 Kel. Bintaro, Kec Pesanggrahan
    Jakarta Selatan
    73. PARTAI KASIH
    K : WILLIAM HASUNDUNGAN SIRAIT.
    S : FRANS J. WENAS, S.Sos
    B : DON PETER ROREK
    Jl. Baru 2 No. 6 Kebayoran Lama Utara Jakarta Selatan
    Telp (021) 7357644, 7395805; Fax (021) 73881877
    Email : kasih@centrin.net.id
    74. PARTAI KERAKYATAN NASIONAL (belum ada surat permohonan)
    Pjs. K : Ir. SOEBIANTORO, MM
    S : JEMMY SETIAWAN, SH
    B :
    Jl. Pintu I Senayan Blok C lantai 5 No. 50, Wisma Fajar Gelora Bung Karno, Jakarta – 10270
    Telp. 021 – 68502299 Fax 021 – 8308274
    Email : partai_kerakyatan_nasional@yahoo.co.id
    75. PARTAI KRISTEN DEMOKRAT INDONESIA
    Belum ada data lain.
    76. PARTAI DEMOKRAT KRISTEN INDONESIA
    Belum ada data lain.
    77. PARTAI PERSATUAN SARIKAT INDONESIA
    K : RAHARDJO TJAKRANINGRAT
    S : Hj. DIDI URIP AFFANDI
    B : ISPIADI
    Jl. Kemang Utara Raya No.6 Kelurahan Bangka – Kec. Mampang Prapatan -Jakarta Selatan
    78. PARTAI KRISTEN DEMOKRAT SEJAHTERA
    K : MICHAEL LUMANAUW
    S : RUDOLF RONDONUWU
    B : FRELLY MANOPO
    Jalan Johar Baru II No. 24 Johar Baru Jakarta – 10560
    Telp. 021 – 4257969 Fax 021 – 4212413
    79. PARTAI PERSATUAN KASIH BANGSA ( PERKASA )
    K : DR. REMY JESAJA LEIMENA
    S : BUDI ILLIADI
    B : SWANYTA GUNADI
    Jalan Suryopranoto No.11 I-J, Jakarta Pusat
    Telp. 021-68953347 Fax 021-5326280
    Email : partai_perkasa@yahoo.co.id
    80. PARTAI NASIONAL DEMOKRAT
    K : Drs. HENGKY BARAMULI, MBA
    S : Mayjen. (Purn). AMIR TOHAR, SiP
    B : DANIEL MASENGI
    Jalan Jenggala I No.3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12810
    Telp. 021-7254204 Fax 021-7254204
    81. PARTAI PERJUANGAN KASIH BANGSA
    Belum ada data lain.
    82. PARTAI PEDULI DAERAH
    K : H. MOHAMAD RAFI”IE HUSEIN
    S : AGUNG GIANTORO
    B : KODE IRSAN, SE. MBA
    Jalan Prof.DR. Satrio C4 – 18 lantai II Casablanca Jakarta Selatan
    Telp. 021 – 5273250 Fax 021 – 5273249
    83. PARTAI NASIONAL INDONESIA BANGKIT (PNI – BANGKIT)
    K : WASYONO W. SHOBARI
    S : Ir. HARRIS TAMPUBOLON
    B : M. KARYAWAN
    Jl. Industri Raya Blok C No.4 Rajawali Selatan, Jakarta – 10720
    Telp. 021 – 98565390, 98566185 Fax. 021- 6411206
    Email : pni_bangkit@yahoo.com
    84. PARTAI PENYELAMAT ANAK BANGSA
    K : IKRAMAN THALIB, SH. M.Si
    S : SAMSUDIN, SPd
    B : WONG IVONNE EMMY
    Jl. Mangga Besar V/55 Kel. Mangga Besar Kec Taman Sari Jakarta Barat
    Telp. 021-6294626, 6240184, 6459883 Fax. 021- 5273249
    85. PNI BANGKIT KESATRIA
    K : Ir. PUDJIONO
    S : MATKALI SUGIHARTO
    B :
    Jl. Cikajang No.25 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
    Telp. 021-32396710, 32253213, 32261669 Fax. 021- 7250215
    86. PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA
    K : DR. DANIEL HUTAPEA
    S : Ir. MANGARA SILALAHI
    B : Drs. RUDDY TRI SANTOSO
    Jalan Imam Bonjol No.44 Menteng, Jakarta Pusat
    Telp. 021-3149355, 91263047, 98284904 Fax. 021- 3905447, 7251966
    87. PARTAI KEBANGSAAN NASIONAL
    Data lengkap dapat dilihat di Tambahan Partai Politik Baru
    JAKARTA,
    SUB DIREKTORAT HUKUM TATA NEGARA
    DIREKTORAT JENDERAL ADMINISTRASI HUKUM UMUM
    DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM
    Keterangan :
    K : Ketua Umum Partai
    S : Sekretaris
    B : Bendahara

    ►Abdul Mukti Ali (1923-2004)
    ►Abdurrahman Wahid
    ►Abdussalam Panji Gumilang
    ►Achmad Mustofa Bisri, KH
    ►Achmad Sahal Mahfudz, KH Muhammad
    ►Ahmad Fuad Fanani
    ►Ahmad Syafi’i Ma’arif
    ►Ali Yafie, KH
    ►Amien Rais, HM
    ►Arifin Ilham
    ►Abu Bakar Ba’asyir
    ►Cholil Bisri, KH Muhammad
    ►Djohan Effendi
    ►Gymnastiar, KH Abdullah
    ►Hamka (1908-1981)
    ►Hasan Basri, KH
    ►Hasyim Asy’ari, KH (1875-1947)
    ►Hasyim Muzadi, KH
    ►Hussein Umar
    ► Idham Chalid, KH
    ►Munawir Sjadzali (1925-2004)
    ►M Ilyas Ruchyat, KH (1934-2007)
    ►Nurcholis Madjid
    ►Roem Rowi, HM
    ►Syafi’i Anwar, M, Dr
    ►Ulil Abshar Abdhalla
    ►Utomo Dananjaya
    ►Yusman Roy
    ►Yusuf Hasyim, KH (1929-2007)
    ►Zaini Abdul Ghani, KH Muh
    ►Zainuddin MZ, KH

    Tokoh Ulama Habaib dan Munsib
    Yang Menanda Tangani Himbauan
    Nama Jabatan
    1 Al Habib Abdullah bin Muhamad bin Alwi Bin Syahab Anggota Majlis Ulama Tarim
    2 Al Habib Salim bin Abdullah Assyatiry Tokoh Ulama dan Pimpinan Ribat Tarim
    3 Al Habib Zein bin Ibrahim Bin Smith Tokoh Ulama dan Pimpinan pesantren di Madinah Al Munawarah
    4 Al Habib Ali Masyhur bin Muhamad Bin Hafidh Ketua Majlis Fatwa Tarim
    5 Al Habib Muhsin bin Abubakar Almuhdar Tokah Alawiyyin San’a – Yaman
    6 Al Habib Hasan bin Umar Alhaddad Munsib Magam Al Imam Al Haddad
    7 Al Habib Edrus bin Umar bin Alwi Alkaff Rektor Unifersitas Al Ahgaf
    8 Al Habib Ali bin Muh. Bin Alwi Bin Syahab Anggota Majlis Ulama Tarim
    9 Al Habib Edrus bin Abdullah Bin Smith Anggota Majlis Ulama Tarim
    10 Al Habib Umar bin Muhamad Bin Hafidh Tokoh Ulama dan Pimpinan Pesantren Darul Mustafa
    11 Al Habib Muhamad bin Muhsin Bin Syeh Abubakar Tokoh Ulama
    12 Al Habib Hasan bin Ahmad Bin Syeh Abubakar Munsib Bin Syeh Abubakar
    13 Al Habib Hamid bin Mohammad Hamid Ba Alawi Imam Masjid Ba Alawi
    14 Al Habib Husein bin Edrus Aidid Imam Masjid Maula Aidid
    15 Al Habib Syeh bin Abdullah bin Salim Alhabsyi Munsib Al Ahmad bin Zein Al Habsyi
    16 Al Habib Saleh bin Abdulkadir Alhamid Munsib Al Hamid
    17 Al Habib Abdurrahman bin Ali Alhabsyi Munsib Magam H. Edrus bin Umar Alhabsyi
    18 Al Habib Husein bin Abdulkadir Balfagih Munsib Bal Fagih
    19 Al Habib Hasan bin Muhamad bin Abdullah Bin Syahab Anggota Majlis Ulama Tarim
    20 Al Habib Hamid bin Muhamad bin Abdiullah Bin Syahab Anggota Majlis Ulama Tarim
    21 Al Habib Abdullah bin Ali Al Attas Munsib Al Attas
    22 Al Habib Muhammad bin Alwi Alaidrus Imam Masjid Assegaf
    23 Al Habib Muhammad bin Umar Assegaf Imam Masjid Ali bin Abdullah Assegaf
    24 Al Habib Ahmad bin Alwi bin Ali Al Habsyi Anggota Majlis Ulama Seiwun
    25 Al Habib Hasyim bin Abdulkadir Alhabsyi Ketua Ulama Hadramaut & Munsib Al Rous
    26 Al Habib Abdurrahman bin Muhammad Assegaf Sekjen Ulama Hadramaut
    27 Al Habib Ali bin Abdul Kadir Al-Habsyi Munsib Al-Habsyi Seiwun

  2. arif khun mengatakan:

    kami sebuah lembaga penerbitan majalah, bila diperkenankan sudilah kiranya tuan memberi izin untuk mencetak artikel ini dengan mencantumkan sumber, dan kami beri title “fitnah dunia terhadap wanita”dan mencetaknya dalam jumlah lebih kurang 5000 eks.tak lupa kami sampaikan terima kasih.
    ———————————————————————————————
    kepada ikhwah, kami sangat mempersilahkan untuk menyebarkan semua isi blog ini, dengan catatan tidak bertujuan untuk di komersilkan. dan kami mohon untuk kejelasan lembaga penerbitan yang anda kelola…\barokallahu fiekum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s